Jelang Imlek, Aplikasi Penyewaan Pacar di Beijing Laris Manis

218

Jelang-Imlek-Aplikasi-Penyewaan-Pacar-di-Beijing-Laris-ManisHariannusantara.com Saat jutaan orang China mudik untuk merayakan libur Tahun Baru Imlek bersama keluarga, hal berkebalikan justru dilakukan para lajang yang sibuk dengan salah satu aplikasi di smartphone mereka. Para lajang sering menjadi sasaran ceramah dari sanak saudara yang menekankan pentingnya pernikahan.

Beberapa pria dan wanita putus asa tersebut akhirnya menyewa pacar palsu untuk menenangkan orang tua mereka. Berkat ledakan penggunaan ponsel pintar serta semakin canggihnya teknologi, hanya dengan beberapa klik orang bisa bertransaksi atau membayar kencan semacam itu.

Cao Tintian, pendiri aplikasi pacar sewaan Hire Me Plz mengatakan telah ada lebih dari 1.000 pengguna aplikasi yang telah mendaftar sebagai pacar untuk disewa pada libur Tahun Baru Imlek tahun ini. Para pelanggan aplikasi membayar sekitar 1 yuan (US$0,15) sampai 1.999 yuan per jam untuk kencan makan malam, mengobrol, satu permainan mah-jong atau bahkan pijat kaki.Harga melonjak sekitar Tahun Baru, dengan ribuan lajang menarik berusia 20an yang meminta honor 3.000 yuan sampai 10.000 yuan per hari.

Selain Hire Me Plz, ada lima aplikasi besear penyewa pacar, yang mendapat uang dengan mengambil komisi, dan juga dari biaya langganan. Diperkirakan bisnis penyewaan pacar ini akan menjadi pasar bernilai miliaran dolar dalam lima tahun.Sejak diluncurkan tahun 2015, Hire Me Plz telah mengumpulkan 700.000 pengguna dan 1,7 juta pengikut di Tencent milik WeChat, jaringan media sosial seluler terbesar di China.

Tujuan awal aplikasi ini adalah untuk membantu mengatasi masalah kesepian yang dirasakan anak-anak muda yang meninggalkan rumah untuk bekerja sendiri di kota-kota besar. Seks tidak menjadi bagian layanan-layanan yang ditawarkan dalam aplikasi seluler tersebut. Prostitusi adalah ilegal di China. Di negara lainnya di Asia, layanan pacar sewaan sebagian besar berbasis laman, seperti Soulmate di Korea Selatan dan Pally Asia di Singapura.