Harian Nusantara

Yusril Ihza Mahendra Ikut Bicara Soal Pemanggilan Amien Rais

Nasional 50 View

Hariannusantara.com Pakar hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra angkat bicara terkait pemanggilan Amien Rais sebagai saksi untuk tersangka penyebar hoaks Ratna Sarumpaet oleh penyidik Kepolisian. Menurutnya pemanggilan itu merupakan hal yang normal, Ratna Sarumpaet yang kini telah dinyatakan sebagai tersangka melakukan kebohongan yang menghebohkan publik dan melanggar Pasal 16 KUHP jo Pasal 28 UU ITE.

“Pak Amien tidak perlu risau dengan panggilan itu,itu hal biasa. Karena itu, polisi berwenang meminta keterangan kepada siapa saja yang diduga mengetahui terjadinya tindak pidana yang dilakukan Ratna Sarumpaet. Amien Rais dan beberapa tokoh lain, dianggap mengetahui tindak pidana yang dilakukan Ratna,” tegas Yusril, Rabu (10/10/2018).

Selain itu, Alasan Amin yang mendesak agar Kapolri Jendral Tito Karnavian dicopot karena dirinya dipanggil sebagai saksi itu, jelas tidak ada alasan hukumnya. Ucapan Amien Rais itu dapat dikategorikan sebagai mengada-ada untuk mengalihkan perhatian. Karena itu Yusril meminta Amien Rais bijaksana sebagai tokoh bangsa. Yusril meminta Amien jangan berkoar di publik. Jika memiliki bukti dugaan korupsi, tinggal datangi aparat penegak hukum. Yusril juga mengingatkan Amien Rais tidak reaktif atas pemeriksaannya sebagai saksi kasus Ratna Sarumpaet.

Baca juga:
– Bubarkan HTI, Yusril dan Fahri Hamzah Peringatkan Pemerintah Untuk Berhati-Hati
– Balas Sindiran, Ahok Sampaikan Bahwa Yusril yang Ingin Jadi Presiden

Dengan sikap reaktifnya tersebut dinilai sebagai tindakan tak patut karena dapat memicu keresahan di masyarakat. Menurut Yusril, sebagai Bapak Bangsa keteduhan sikap Amien sangat diperlukan. Apalagi saat ini masyarakat sedang berduka pasca gempa Palu dan Lombok. Selain itu, Indonesia tengah menggelar pertemuan IMF di Bali. Di Jakarta juga sedang berlangsung gelaran Asian Para Games 2018. Yusril berharap Amien Rais jangan membuat suasana makin panas di tahun politik seperti ini.

Loading...
Copyright 2016 - 2018