Rio Haryanto Keluhkan Pit Stop Tim Manor yang Lambat

202
Rio Haryanto
Rio Haryanto

Hariannusantara.com – Rio Haryanto, pembalap Manor Racing kembali berhasil finis di F1 GP Kanada, Minggu (12/6/2016) waktu setempat. Di Sirkuit Gilles Villeneuve, Montreal, Kanada, Rio akhirnya menuntaskan balapan dengan menduduki peringkat ke-19.

Rio menuturkan jika hasil ini merupakan modal yang baik untuk balapan selanjutnya yang berlangsung di GP Eropa. Balapan tersebut akan diadakan di sirkuit Baku, Azerbaijan, pekan depan. Selama balapan berlangsung, Rio mengaku sempat kewalahan untuk menyalip Felipe Nasr yang merupakan pembalap Sauber karena bendera biru sudah berkibar. Terlebih, pit-stop yang dirasa Rio cukup lambat mmebuat Rio kesulitan untuk finis di depan Nasr.

Walaupun memiliki banyak kendala, Rio mengaku bisa bersaing dengan Pascal Wehrlein, rekan satu timnya dan juga dua pembalap lainnya yaitu Joylon Palmer dan Kevin Magnussen. Setelah mengalami kecelakaan, pembalap kelahiran Solo ini harus rela start dari posisi ke 21.

“Pada pit stop pertama, saya berharap dapat bergabung kembali ke balapan dan bertarung dengan Ericsson tapi kami menemui masalah yang memperlamban pit stop dan saya harus kembali ke trek di belakang Nasr,” tulis Rio di akun Instagram @RioHaryantoRacing.

Bendera biru yang merupakan simbol untuk Rio agar memberikan jalan kepada mobil yang memiliki kecepatan lebih tinggi membuat Rio harus membuat jarak dengan Nasr. Rio melanjutkan, setiap ia ingin mendekati Nasr, ia harus mundur ke belakang lagi. Rio juga menjelaskan jika sebenarnya timnya sudah melakukan upaya dengan membuat jarak tempuh lebih pendek dengan mengunakan ban lembut di set terakhir. Namun nyatanya hal tersebut masih kurang berhasil.

Walaupun demikian, paling tidak masih ada sisi positif yang bisa diambil dari balapan tersebut. Kedua pembalap Manor masih bisa mengakhiri balapan dengan mulus. Rio sangat berharap jika kedepannya tren positif tersebut bisa berlanjut. Terhitung dari sekarang, Rio sendiri sudah berhasil finis sebanyak tiga kali dimulai dari GP Spanyol, Monaco dan juga Kanada. Total, mantan pembalap Campos Racing GP2  tersebut sudah lima kali finis dalam tujuh seri F1.

Dave Ryan selaku Direktur Manor mengaku cukup puas dengan hasil yang didapat oleh kedua pembalapnya. Pasalnya, kedua pembalap Manor tersebut berhasil menyaingi dua Sauber, walaupun pada kenyataannya hanya Pascal yang mampu melakukannya. Pascal berhasil membalap Nasr dan finis di posisi ke-17.

Untuk Rio, tim sangat menyayangkan pit stop yang lambat dari pembalap Indonesia tersebut. Hal itu juga yang merupakan salah satu alasan Rio yang tetap berada di urutan belakang. Terlebih, bendera biru yang telah berkibar mengakibatkan Rio gagal untuk membalap pembalap Renault itu. Karena kendala tersebut, tim Manor meminta maaf.

“Kami membuat Rio kecewa dengan pitstop pertamanya yang lambat. Itu membuatnya kehilangan banyak waktu. Tanpa gangguan itu, ia bisa saja finis di depan (Felipe) Nasr. Meskipun semua itu mengecewakan, di sisi positif kami senang melihat peningkatan relatif terhadap Sauber,” uajr Tim Manor.

Baca juga:

Sambut GP Rusia, Rio Haryanto Optimis Lebih Baik

Rio Haryanto, Harapan yang Tak Akan Padam

Bos Manor Ungkap Permintaan Maafnya Membuat Rio Haryanto Kecewa