Empat Jenazah Ditemukan, Korban Tewas Longsor Jateng 47 Orang

118
Tanah Longsor, Jawa Tengah
Tanah Longsor, Jawa Tengah

Hariannusantara.com – Musim hujan yang tengah melanda Indonesia sejak 17 Juni 2016 bukanlah wacana semata. Banyak di antaranya mengalami bencana alam sehingga sangat sulit memperoleh air bersih di sekitar wilayah itu. Salah satu wilayah yang mengalami bencana banjir dengan jumlah korban fantastis adalah di daerah Jawa Tengah

Tim Sar Gabungan kembali menemukan korban tewas bencana longsor di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Saat ini total ada 47 orang tewas dan 15 lainnya belum ditemukan.

“Tim SAR gabungan menemukan lagi 4 korban dalam kondisi meninggal dunia,” kata Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Senin (20/6/2016) lalu.

Tiga jenazah ditemukan di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo. Sementara satu jenazah ditemukan di Desa Karangrejo, Kecamatan Loano. Dengan ditemukannya empat jenazah ini, saat ini tim SAR masih mencari 15 orang yang dikabarkan hilang.

Saat ini Pencarian korban difokuskan di Desa Donorati. Di desa itu diperkirakan masih ada enam orang hilang. Sementara di Desa Karangrejo dilaporkan ada delapan orang belum ditemukan. Satu orang juga belum ditemukan di di Desa Jelog, Kecamatan Kaligesing.

Tim SAR berjumlah 250 orang yang merupakan gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, PMI dan lembaga lain. Operasi pencarian ditetapkan berlangsung hingga tujuh hari ke depan.

Daerah longsor di Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara menurut Sutopo merupakan daerah rawan longsor dengan status sedang hingga tinggi. Longsor dipicu hujan lebat yang turun sejak Sabtu lalu. Sutopo menyebut ada 274 daerah yang rawan longsor di Indonesia. Di atasnya tinggal 40,9 juta jiwa.