Pemudik KA DAOP 1 Jakarta Naik 16 Persen dari Tahun Lalu

314

Pemudik-KA-DAOP-1-Jakarta-Naik-16-Persen-dari-Tahun-Lalu

Hariannusantara.com – Jumlah penumpang yang melakukan mudik di Daerah Operasi 1 Jakarta mengalami peningkatan sebesar 16% dibanding tahun sebelumnya. Bahkan moda transportasi bebas macet ini mengklaim jika pihaknya telah melewati masa krisis mudik lebaran 2016.

“Puncak jumlah penumpang mudik yang menggunakan kereta telah terjadi pada Sabtu (2/7/2016) kemarin dengan tiket seluruhnya sekitar 24 ribu tiket habis terjual”, ujar John Roberto, Excecutive Vice President DAOP 1 PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Stasiun Senen, Jakarta Pusat.

Kenaikan jumlah penumpang diantisipasi dengan penambahan perjalalan kereta sebanyak enam tambahan perjalanan kereta, dengan satu tambahan perjalanan kereta yang baru diadakan pada tahun ini dengan tujuan Kutoarjo. Adapun tujuan dengan jumlah terbanyak yaitu tujuan Kutoarjo dan Purwokerto.

Sedangkan untuk wilayah Sumatera dan Jawa, kenaikan jumlah penumpang sekitar 5% dibandingkan tahun sebelumnya. Tidak ada kenaikan tarif tiket kereta dan penjualan tiket semua dilakukan dengan sistem online untuk mencegah adanya calo.

“Pelanggaran yang terjadi kecil, tahun ini tidak ada calo, hanya ada yang coba melakukan penipuan ID dengan modus di scan, tapi ketahuan di boarding pass dan kemudian diusir”, ujar John.

PT KAI juga menerapkan aturan batasan berat barang bawaan penumpang pada tahun ini. “Barang bawaan penumpang dibatasi seberat 20 kg, lebih dari itu akan dikenakan charge”, kata John. Batasan ini diterapkan untuk kenyamanan dan ketertiban seluruh penumpang di dalam kereta. Sejauh ini terdapat pelanggaran terhadap aturan ini dengan berat barang bawaan penumpang secara kumulatif seberat 7.000 per kilogram.

Sementara sistem pengamanan di Stasiun Senen ditingkatkan dengan adanya Polsuska di stasiun dan di dalam kereta, dengan bekerja sama Polda Metro Jaya yang melakukan pengamanan di sekitar stasiun.