BONUS MENGGIURKAN BAGI YANG PUNYA ANAK DI SINGAPURA

400
Bonus punya anak sumber gambar tablet.todayonline.com
Bonus punya anak sumber gambar tablet.todayonline.com

 

Hariannusantara.com – Memiliki anak di Singapura adalah sebuah keputusan yang sangat kompleks dan penuh pertimbangan jangka panjang, pasalnya untuk hidup di Singapura membutuhkan biaya yang cukup tinggi. Namun tidak disangkal pula bahwa pertumbuhan penduduk merupakan faktor yang sangat krusial dalam perkembangan dan keberlanjutan bangsa.

Oleh karena itu untuk memperingati hari kemerdekaan yang ke 50, Perdana Mentri (PM) Singapura Lee Hsien Loong mengeluarkan kebijakan baru yang sangat briliant dan sangat berpihak kepada masyarakat. Sejumlah bonus dan keuntungan ditawarkan kepada pasangan yang ingin mempunyai anak. Tawaran tersebut juga akan berlaku kepada pasangan yang telah memiliki anak sebelumnya.

Menurut pria kelahiran Singapura 10 Februari 1952 ini, ketika diwawancarai oleh media mengatakan bahwa “ini adalah waktu yang tepat bagi rakyat Republik Singapura untuk berupaya lebih keras dalam mendapatkan anak.” untuk mensukseskan program ini, berbagai perusahaan telah digandeng oleh pria 63 tahun tersebut.

Aturan telah diperbeharui yang sebelumnya bonus hanya diberikan kepada anak pertama saja, namun sekarang telah berubah menjadi seluruh anak. Bahkan apabila sebuah keluarga memiliki empat orang anak, maka keempat anak tersebut akan mendapatkan bonus semuanya.

Setiap bayi yang lahir di Singapura telah memiliki akun pribadi medisave dan mendapat jaminan kesehatan hingga berumur 21 tahun. Pelayanan vaksinasi secara gratis dan asuransi jiwa Medishield Life telah dikantongi bayi – bayi tersebut. Bahkan Jaminan Pendidikan pun akan diberikan oleh pemerintah untuk mewujudkan generasi yang cerdas.

Untuk orang tua si bayi  yang merupakan pegawai negri sipil juga mendapatkan bonus tambahan, yang sebelumnya mendapatkan cuti hanya satu minggu, sekarang telah ditambahkan menjadi dua minggu.

Kebijakan bonus kelahiran bayi tersebut juga menjanjikan tempat tinggal bagi orang tua maupun kakek dan nenek si bayi. Kebijakan tempat tinggal yang berdekatan dimaksudkan supaya antara orang tua bayi dan kakek neneknya bisa saling memperhatikan satu sama lain. Apabiala orang tua sedang bekerja maka bayi tersebut bisa diasuh oleh kakek dan nenek untuk sementara waktu, dan begitupun sebaliknya keadaan kakek dan dan nenek bisa selalu dikontrol oleh bapa dan ibi sang bayi.

Tampaknya Perdana Mentri Lee sangat mencintai dan memperhatikan kesejahteraan masyarakat Singapura. Terlebih perhatian itu jatuh pada bayi – bayi angkatan keemasan 50 Tahun Kemerdekaan Singapura.  Mungkin bagi PM Lee, angkatan 50 adalah angkatan yang akan akan membawa Singapura pada jaman keemasan. Kebijakan ini dibuat agar menjaga kestabilan angka kelahiran di Singapura yang tahun lalu mencapai 33.000 jiwa.