Kalijodo Mendadak di Jadikan Tempat “Apel” Gabungan Aparatur Negara

301
Kalijodo
Ilustrasi Sosialisasi Pemkot Terhadap Warga Kalijodo

Hariannusantara.com – Kalijodo mendadak dijadikan tempat Apel pada sabtu 20 Februari 2016 ini, di kawasan tersebut sedang diadakan operasi penyakit masyarakat.

Apel gabungan aparatur Negara antara Polisi dan TNI serta Satpol PP DKI Jakarta dilakukan pagi ini sabtu 20 februari 2016. Dikawasan tersebut dilaksanakan operasi penyakit masyarakat diantaranya adalah penyisiran lokasisasi untuk memeriksa apakah terdapat senjata tajam dan minuman keras disana.

Geger Kalijodo

Sebelumnya Kasus Kalijodo menyeruak usai salah satu mobil Fortuner yang menabrak dan menewaskan pengemudi kendaraan bermotor usai menenggak minuman keras di kawasan Kalijodo.

Usai membaca dan mengetahui berita tersebut, Gubernur DKI Jakarta seperti naik pitam dan segera mendiskusikan dengan jajarannya untuk menertibkan kawasan Kalijodo.

Kalijodo diberitakan gencar selama beberapa pecan terakhir lantaran berita yang beredar ditambahkan dengan buku yang ditulis oleh Kombespol Krishna Murti yang saat itu ditodong oleh Bedul belakangan Daeng Aziz lah yang mengaku menodongkan pistol tersebut.

Krishna Murti juga menyebutkan jika di kawasan Kalijodo terdapat 5 geng mafia yang menguasai kawasan perjudian dan lokalisasi bahkan Ormas Islam FPI pernah mental saat berupaya untuk menertibkan kawasan tersebut.

Langkah Ahok Tangani Kalijodo

Gubernur DKI Jakarta menyampaikan statemen beberapa kali ke media jika dirinya kekeh akan menertibkan kawasan Kalijodo lantaran kawasan tersebut merupakan kawasan hijau dan tanah Negara.

Ahok pun tak gentar dengan pemberitaan jika PSK disana menyatakan bahwa hanya dengan Tank lah kawasan Kalijodo bisa ditertibkan.

Didalam operasi tersebut ditemukan beberapa senjata tajam dan minuman keras, diantaranya tombak, pedang dan samurai selain itu Polisi dan TNI serta satpol PP DKI Jakarta menemukan kondom sebanyak satu ember.