Kekosongan Kekuasaan Hingga Latar Belakang Keluarga Yang Kuat, Buat Presiden Korea Selatan Bertahan Meski Jadi Tersangka Nepotisme

328

masyarakat-minta-presiden-korea-selatan-mundur-atas-kasus-nepotisme-yang-menimpanyaHariannusantara.com – Pergolakan masyarakat atas tokoh politik nampaknya bukan hanya terjadi di Indonesia dan Malaysia saja. Pasalnya salah satu negara yang banyak menjadi sorotan para penggemar boy band, Korea Selatan kini juga mengalami hal serupa. Paslanya sang Presiden, Park Geun Hye tengah terlibat skandal nepotisme dengan Choi Soon Sil yang merupakan kerabat dekatnya.

Berbagai masalah yang menimpa Park Geun Hye tersebut memang telah membuat citranya sebagai presiden menurun drastis. Bahkan sejak beberapa waktu lalu ribuan warga terlah turun ke jalan untuk menggelar demo dan meminta sang presiden untuk turun dari jabatannya.

Meski demikian, skandal presiden yang saat ini tengah menjadi penanganan khusus kejaksaan Korea Selatan tersebut telah menetapkan sang presiden sebabai tersangka, Park Geun Hyenampaknya masih masih bertahan di posisinya dan enggan mundur dari jabatannya sebagai presiden.

Berdasarkan hasil analisa dari pakar CNN, ada beberapa alasan khusu kenapa sang presiden tak mau mundur dari jabatan tersebut. Alasan pertama menurut pakar tersebut adalah kekebalan hukum yang dimiliki oleh Park eun Hye selaku Presiden Korea Selatan.

Sebagai salah satu jabatan tertinggi di suatu negara, presiden tidak bisa dituntut kecuali untuk pemberontakan atau pengkhianatan. Oleh karena itu, ia memilih bertahan sebagai presiden ketimbang mundur dan menyerahkan diri.

Alasan kedua berkaitan dengan kekosongan kekuasaan dimana skandal yang menimpa Presiden Park ini terjadi sangat tiba-tiba, sehingga hingga saat ini dinilai belum ada sosok yang bisa menggantikan jabatannya. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon sempat digadang-gadang akan menggantikan posisi Park Geun Hye pada 2017 mendatang.

Alasan selanjutnya menurut pakar tersebut berkaitan dengan dukungan dari partainya. Paslanya seperti yang telah diketahui selama ini Partai Saenuri yang dipimpin Presiden Park menguasai sebagian besar parlemen.

Kekuatan tersebut memberikan dukungan bagi Park Geun Hye untuk tetap berada di posisinya. Apalagi posisi partai oposisi yang masih lemah justru memebuat posisi sang presiden tak tergoyahkan. Partai oposisi tersebut dinilai masih belum siap menguasai pemerintahan jika Presiden Park mundur dan pemilu harus dilakukan dalam 60 hari.

Dan alasan terakhir masih menurut pakar yang sama adalah lantaran latar belakang keluarga sang presiden yang sangat kuat. Presiden Park Geun Hye sendiri merupakan putri sulung dari Presiden Korea Selatan terdahulu, Park Chung Hee.

Park Chung Hee dikenal sebagai presiden bertangan besi yang memimpin dari tahun 1961-1979. Kekuasaannya berakhir pada 1979 saat ia dibunuh. Park Geun Hye masuk ke dunia politik sejak masih muda usai sang ibu meninggal dunia. Presiden wanita pertama Korea Selatan itu bahkan memilih lajang hingga sekarang lantaran merasa sudah menikah dengan negaranya.

Baca Juga

YG Entertainment Tersangkut Kasus Nepotisme Presiden Korea Selatan

Ribuan Masa Lakukan Demo dan Protes Atas Skandal Nepotisme Presiden Korea Selatan

SM Haloween Party Dibatalkan Karena Demo Skandal Nepotisme Presiden Korea Selatan