Wiranto Yakin Indonesia Tidak Mungkin Menyendupkan Senjata

317
Wiranto-Yakin-Indonesia-Tidak-Mungkin-Menyendupkan-Senjata
Wiranto

Hariannusantara.com Beberapa waktu yang lalu, pasukan Formed Police Unit VIII Indonesia diduga melakukan penyelundupan sejata ke wilayah Sudan. Hal ini menuai banyak komentar dari beberapa pihak tak terkecuali Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto. Wiranto meyakini bahwa berita kontingen Indonesia melakukan penyelundupan  itu hanya dugaan saja.

“Sekarang kan dugaan itu memang betul dugaan. Tapi kan kenyataannya kontingen dari kita sendiri kan tidak mengakui itu, bahkan saat pemeriksaan saat keluar dari lingkungan kontingen kan diperiksa dulu, bahwa betul tidak ada masalah. Hanya pada saat di lapangan terbang ada satu peti lain, bentuknya lain, jenisnya lain, capnya lain, dan ternyata bentuknya senjata, dan kita tidak mengakui itu,” kata Wiranto, Selasa (24/1/2017).

Untuk itu dirinya selaku Menko Polhukam akan mengirimkan tim investigasi untuk menyelidiki kasus ini lebih dalam lagi. Selain itu, perwakilan RI juga telah melakukan pendampingan kepada kontingen Indonesia yang dituduh menyelundupkan. Wiranto mencurigai adanya sesuatu yang hal yang melaar belakangi tuduhan penyelundupan senjata, sehingga menurutnya masalah ini harus segera dituntaskan.

“Itu dari mana, tidak tahu. Siapa yang menaruh juga tidak tahu, tapi sudah terlanjur diperiksa. Oleh karena itu, kita sekarang kan sudah mengirim investigasi dari Indonesia ke sana, kepolisian untuk menyampaikan atau untuk menelaah benar tidaknya itu,” terang Wiranto.

Wiranto menegaskan bahwa kepolisian Republik Indoneia tidak mungkin bermain-main dengan martabat Bangsanya dengan menyelundupkan senjata. Meski santer diberitakan, Wiranto tetap mendukung dan meyakini bahwa kontingen Indonesia tidak melakukan apa yang dituduhkan.

“Tidak mungkin menurut saya. Untuk apa ya Polri kita selesai tugas menyelundupkan ke Indonesia? Saya kira ini ada sesuatu yang harus diselesaikan dengan baik, karena menyangkut martabat bangsa,” tegas Wiranto.

“Sekarang yang saya pahami, dari apa yang pernah saya alami, dari kontingen-kontingen kita itu betul-betul tidak mungkinlah. Untuk apa?” tambahnya.

“Polisi bukan penyelundup senjata, punya senjata sendiri kok, dan sudah di pak dengan rapi, dikasih label, kotaknya juga khusus, karena resmi kan kontingen. Ini ada kotak lain, kemudian diakui atau dilakukan sebagai milik kontingen kita, ya kita membantah. Jadi kita tunggu saja lah. Kita jangan ikut meributkan hal ini. Tapi ini masalah biasa di dunia internasional. Tapi kita jamin itu tidak mungkin terjadi,” jelas Wiranto.