Kunjungi Korban Banjir, Anies Baswedan Tegaskan Bukan Kampanye Terselubung

257
Anies-Baswedan-Urban-Renewal-Solusi-Tepat-Untuk-Pedagang-Kaki-Lima
Anies Baswedan

Hariannusantara.com Banjir yang melanda Jakarta tampaknya telah menyedot perhatian banyak kalangan masyarakat. Pasalnya banjir kali ini telah merendam hampir seluruh kawasan Ibukota, selain itu ketinggian banjir juga lebih tinggi ketimbang ketinggian banjir-banjir yang biasanya melanda Jakarta. Tak pelak banjir ini juga turut menjadi perhatian Anies Baswedan.

Anies yang menjadi salah satu kandidat calon Gubernur DKI Jakarta tidak hanya tinggal diam meliat bencana ini. Ia menyempatkan diri untuk menyambangi warga Jakarta di  kawasan Cipinang Melayu Jakarta Timur dan di Kelurahan Rawajati. Dalam kurun waktu 2 hari berturut-turut Anies beserta relawan menyambangi daerah banjir tersebut untuk membantu korban meringankan beban selain itu kedatangannya juga ingin mendengarkan keluh kesah warga yang tinggal di wilayah langganan banjir.

“Saya sampaikan kepada semuanya (relawan), datang ke lokasi (banjir) tidak boleh pakai atribut. Datang tanpa atribut. Bantu mereka sebagai sesama warga. Saya juga hari ini nggak mau pakai baju putih supaya nggak diasosiasikan kampanye,” ujar Anies, Selasa (21/2/2017).

“Ini saya datang sebagai warga dan saya meminta kepada semua relawan yang turun tidak boleh memakai atribut. Tidak boleh bilang ini dari Anies-Sandi. ini adalah dari sesama warga bukan dari tim pemenangan” sambung Anies.

Anies menapik jika kedatangannya bersama tim relawan merupakan salah satu bentuk kegiatan kampanye. Menurutnya, ini murni kegiatan kemanusiaan dan ia datang sebagai warga yang ingin membantu korban banjir bukan sebagai calon Gubernur DKI. Untuk itu ia menginstruksikan tim untuk tidak menggunakan atribut kampanye apapun dan mengatas namakan bantuan dari warga bukan dari timses Anies-Sandi.

Oleh karena itu, Anies juga sengaja tidak mengenakan pakaian putih sebagaimana yang ia kenakan ketika berkampanye. Dalam pengakuannya, Anies menyampaikan jika ia tidak akan menggubris anggapan-anggapan miring terkait dengan kunjungannya yang dianggap sebagai kampanye terselubung. Ia ingin fokus membantu korban banjir sebagai sesama manusia.

“Saya cuma ingin lihat, ingin merasakan dari dekat. Dengan dialog langsung dengan warga, bicara langsung, lihat rumahnya, Anda bisa merasakan itu bukan sekadar genangan 90 sentimeter,” tandas Anies.