Kenaikan Tarif Transportasi Online Tak Kurangi Minat Pelanggan?

279

Kenaikan-Tarif-Transportasi-Online-Tak-Kurangi-Minat-PelangganHariannusantara.com Beberapa waktu yang lalu Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memberlakukan Peraturan Menteri (PM) Perhubungan nomor 32 tahun 2016, guna menertibkan transportasi online yang kian menjamur. PM Perhubungan nomor 32 tahun 2016 ini mengatur tentang pengujian kendaraan bermotor (KIR), kelengkapan Surat Izin Mengemudi (SIM), kuota kendaraan hingga tarif batas atas dan tarif batas bawah. Menurut Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, pengaturan kuota kendaraan dan tarif dapat melindungi bisnis moda transportasi tradisional agar tetap eksis.

“Berkaitan dengan kejadian itu, rasa terdesak taksi konvensional atau angkot itu berkurang karena kita ada dua hal yang kita atur, kuota dan tarif. Mereka selama ini terdesak karena kuota tidak ada dan tarifnya murah,” kata Budi Karya, Jakarta, Selasa (21/3/2017).

Kemunculan transportasi online beberapa waktu belakangan ini memang dilirik oleh banyak kalangan. Modal transportasi ini dinilai dapat menjawab kebutuhan masyarakat terutama yang tinggal di kota besar. Dengan mengukan transporatasi online, keamanan konsumen lebih terjaga karena identitas pegemudi transportasi online ini sudah tercatat di perusahaan transportasi online.

“Banyak keunggulan dari taksi online. Salah satunya karena berhubungan langsung dengan pengemudi kita bisa dijemput di tempat kita. Tidak perlu ke jalan besar untuk cari taksi biasa. Itu salah satu kenyaman yang tidak bisa didapat dari taksi biasa,” ujar seorang pelanggan setia transportasi online, Freddy Pieloor dikutip dari detik.com, Selasa (21/3/2017).

Freddy mengatkan bahwa ia masih akan tetap menggunakan transportasi online meskipun tarifnya akan naik. Hal ini disebabkan kenyamanan dari transportasi online yang dirasakan olehnya selama ini. Freddy juga meyakini transportasi online tidak akan ditinggalkan pelanggannya walaupun tarifnya naik. Salah satu faktor yang membuat pengguna transportasi online tidak akan berpindah ke transportasi lainnya yaitu promo-promo yang ditawarkan oleh perusahaan transportasi online kepada pelanggannya.

“Karena dia berbasis online maka dia bisa kasih promo-promo unik, seperti bonus poin. Jadi masih lebih menarik,” imbuhnya.