Miliki Wajah Baru, PLBN Skouw Diresmikan Presiden Jokowi

215

Miliki-Wajah-Baru,-PLBN-Skouw-Diresmikan-Presiden-JokowiHariannusantara.com Pos Lintas Batas Negara (PLBN) terpadu Skouw yang terletak distrik Muaratami yang pembangunan tahap I telah rampung, akan segera diresmikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, menyebutkan bahwa Presiden Jokowi akan meresmikan PLBN yang berada diperbatasan Indonesia dan Papua Nugini tersebut pada hari Selasa (9/5/2017).

“Ini PLBN Terpadu kelima yang diresmikan oleh Presiden Jokowi dari tujuh PLBN yang sudah dibangun dan selesai Tahap I tahun 2016 lalu.Kita tidak hanya membangun gedung PLBN pada Zona Inti saja, tetapi kawasan pendukung dan Sub Zona Inti sebagai pusat pertumbuhan ekonomi perbatasan,” ujar Basuki dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (8/5/2017).

Menurut Basuki, PLBN terpadu Skouw merupakan PLBN kelima yang telah diresmikan dari tujuh PLBN yang tengah dibangun oleh pemerintah. Selain di Papua, PLBN juga dibangun di daerah Kalimantan Barat (tepatnya di daerah Entikong, Badau, dan Aruk) dan juga di Propinsi Nusa Tenggara Timur (tepatnya di daerah Motaain, Motamasin, dan Wini).

Basuki menuturkan bawasanya pemerintah tidak hanya membangun zona inti saja pada PLBN yang baru, tetapi juga membangun kawasan pendukung sebagai pusat pertumbuhan ekonomi perbatasan. Namun, sarana pendukung ini tengah digarap dalam pembangunan tahap II. Pada PLBN Skouw, pemerintah akan membangun area komersial yang terdiri dari 400 kios, wisma Indonesia, mess pegawai, dan pos pengamanan serta yang tidak kalah pentingnya adalah pembangunan infrastruktur air bersih dengan debit 60 liter per detik.

Kini penampakan wajah Skouw telah berubah setelah dibangunnya PLBN di atas tanah seluas 10,7 hektar. PLBN Skouw mengusung tema budaya lokal ini memiliki desain bangunan Rumah Tangfa dan juga menerapkan prinsip bangunan hijau. Sehingga pada hari libur, banyak masyarakat yang datang ke PLBN Skouw untuk berfoto dan berwisata.

“Sebelumnya Skouw merupakan daerah tertutup, namun dengan dibangunnya PLBN Skouw, kini telah banyak masyarakat yang datang tidak hanya dari Kota Jayapura tetapi dari berbagai daerah untuk foto-foto dan wisata, terutama pada hari libur,” pungkas Basuki.