Waspada Pengaruh Darah Rendah Pada Ibu Hamil

510
Ibu Hamil
Ibu Hamil

Hariannusantara.com – Masa kehamilan merupakan masa paling yang bahagia di dalam kehidupan, semua wanita pasti akan menantikan hal hal seperti ini. Wanita hamil sangat rentan untuk penurunan kemampuan  tubuh untuk bekerja secara maksimal. Pada masa ini para wanita akan mengeluh, letih, mudah lelah dan masih banyak lagi.

Para ibu juga harus hati hati dalam menjaga kesehatan, tak hanya kesehatannya sendiri saja, tetapi ia juga harus serta merta menjaga kesehatan sang buah hati yang sedang di kandungnya. Karena kesalahan sedikit saja maka akan fatal akibatnya dan akan sangat berpengaruh bagi kesehatan si bayi. Salah satu penyakit yang dapat menyerang ibu hamil yaitu darah rendah atau hipotensi, hal ini akan berdampak serius bagi ibu dan sang bayi. Namun hal ini tidak seserius seperti tekanan darah tinggi atau hipertensi.

Tekanan darah rendah pada ibu hamil sebabkan oleh meningkatnya kebutuhan zat besi untuk pertumbuhan janin, Kurangnya asupan zat besi pada makanan yang dikonsumsi ibu hamil, Adanya kecenderungan rendahnya cadangan zat besi (Fe) pada wanita akibat persalinan sebelumnya dan menstruasi, dan Pola makan ibu terganggu akibat mual selama kehamilan.

Tak hanya itu saja, gejala gejala tekanan darah rendah yang dapat anda jumpai yaitu seperti  wajah pucat, detak jantung berdebar debar, pusing bahkan sampai dengan pingsan,  sakit kepala,depresi, mual, muntah, penghlihatan yang kabur,  kurangnya nafsu makan, menurunnya daya tahan tubuh.

Hal ini akan berakibat tidak baik bagi kesehatan sang ibu maupun sang buah hati. Akibatnya yiatu terhambatnya pertumbuhan janin pada sel tubuh maupun sel otak, rentannya infeksi , dapat timbul komplikasi yang cukup signifikan pada ibu dan janin serta kadar hemoglobin yang rendah dapat menimbulkan gagal jantung bagi sang ibu.