Sempat Ditutup Karena Gempa, Jalur Pendakian Gunung Rinjani Dibuka November Mendatang

Sempat-Ditutup-Karena-Gempa,-Jalur-Pendakian-Gunung-Rinjani-Dibuka-November-Mendatang

Sempat-Ditutup-Karena-Gempa,-Jalur-Pendakian-Gunung-Rinjani-Dibuka-November-Mendatang

Hariannusantara.comJalur pendakian Gunung Rinjani sempat tertimbun longsor akibat gempa bermagitudo 6,4 yang melanda Lombok, Nusa Tengara Barat (NTB) pada 29 Juli 2018 lalu. Longsor yang menimpa beberapa titik ini membuat jalur pendakian Gunung Rinjani ditutup sementara.

Paska gempa tersebut, survei telah dilakukan oleh beberapa tim gabungan dari pengelola Taman Nasional Gunung Rinjani bersama dengan beberapa pihak seperti TNI, Polri, Dinas Provinsi NTB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Utara, BPBD Lombok Timur, serta perwakilan guide dan porter. Mereka melakukan dua kali survei di wilayah yang terdampak. Survei pertama dilakukan di jalur pendakian Senaru, jalur pendakian Sembalun dan jalur pendakian Budaya Torean pada 3-5 Oktober lalu.

Sedangkan survei kedua dilakukan di jalur pendakian Aik Berik, jalur pedakian Timbanuh dan jalur pendakian Sembalun (jalur lama) pada 15-17 Oktober 2018. Berdasarkan musyawarah dari hasil survei kedua yag dilaksanakan pada Rabu (24/10/2018) lalu, jalur pendakian Gunung Rinjani sudah bisa diakses kembali mulai November 2018 mendatang.

“Jalur pendakian Aik Berik sampai Pelawangan Aik Berik dimungkinkan dapat dibuka sebagai jalur alternatif kegiatan pendakian Gunung Rinjani pada 7 November 2018 hingga 31 Desember 2018,” kata Kepala Balai TN Gunung Rinjani, Sudiyono.

Loading...

Selain itu, Sudiyono juga meambahkan jika sebelum jalur pendakian Aik Berik ini dibuka, kita perlu memperhatikan beberapa hal terlebih dahulu. Sementara itu, pengelola TN Gunung Rinjani merekomendasikan paket pendakian minimal 2 hari 1 malam.

“Kegiatan pendakian hanya sampai Pelawangan Aik Berik dan tidak diizinkan untuk turun ke Danau Segara Anak,” ujarnya.

“Lokasi camping area yang biasa digunakan adalah Pos IV Pondok Amaq Kros,” kata Sudiyono.

Calon pendaki Gunung Rinjani bisa membeli tiket pendakian secara online. Per harinya, pihak pengelola membatasi kuota pendaki sebanyak 150 orang. Menurut Sudiyoo, pihaknya juga akan melakukan penataan jalur pedakian.

“Kegiatan penataan jalur direncanakan dilaksanakan pada 30 Oktober sampai 4 November 2018,” kata Sudiyono.

Baca juga:
– Gunung Kerinci Erupsi, Bandara Depati Parbo Tutup Sementara
– Dua Pendaki Taklukkan 7 Gunung Tertinggi Jateng Demi Kenalkan Batik

Penataan yang dimaksud yaitu perbaikan, pembersihan, pemasangan papan penunjuk arah dan papan larangan serta papan peringatan. Penataan jalur pedakia ini rencananya akan melibatkan Forum Komunikasi Rinjani Bagus, Dinas Pariwisata Kabupaten Lombok Tengah, pemerintah desa, BPDB Kabupaten Lombok Tengah, DPH Geopark Rinjani Lombok, Forum TO, dan guide porter.