Tiga Hari Pengejaran, Polisi Amankan Pembawa Bendera HTI Pada Perayaan HSN Garut

Bubarkan-HTI,-Yusril-dan-Fahri-Hamzah-Peringatkan-Pemerintah-Untuk-Berhati-Hati

Bubarkan-HTI,-Yusril-dan-Fahri-Hamzah-Peringatkan-Pemerintah-Untuk-Berhati-Hati

Hariannusantara.comPerayaan Hari Santri Nasional (HSN) yang diselenggarakan di Garut, Jawa Barat dicoreng dengan insiden yang cukup mengejutkan. Sebuah bendera yang diduga sebagai bendera HTI dikibarkan di tengah-tengah lautan santri yang turut hadir dalam gelaran tersebut. Imbasnya, insiden pembakaran bendera itu pun akhirnya terjadi sehingga terjadi keributan yang hingga sekarang masih bergulir.

Sementara itu, pihak GP Ansor yang beberapa anggotanya dikabarkan telah melakukan pembakaran bendera tersebut sudah melakukan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maafnya kepada publik karena sudah mengakibatkan kegaduhan di masyarakat ramai.

Terkait dengan bendera HTI yang hadir di sela-sela perayaan Hari Santri Nasional tersebut, pihak kepolisian akhirnya berhasil mengamankan seorang pria yang diduga kuat sebagai pembawa bendera HTI di Limbangan, Garut, Jawa Barat.

“Penyidik Direskrimum Polda Jabar dan Polres Garut mengamankan seseorang berinisial U (20). Yang patut diduga membawa bendera HTI pada saat perayaan Hari Santri Nasional di Limbangan, Garut,” kata Kabid Humas Polda Jabar, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, di Mapolda Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat.

Loading...

Pria tersebut diamankan di Kota Bandung pada hari Kamis (25/10/2018) petang, sekitar pukul 16.00 WIB. Dari pernyataan yang dikeluarkan Truno, pria yang diduga sebagai pelaku pembawa bendera tersebut merupakan warga Garut. Meski begitu, Truno kemudian mengatakan jika belum bisa memberikan informasi lebih detail terkait pria ini.

“Sementara kita akan melakukan pendalaman secara intens dan perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan,” tuturnya.

Baca juga:
– Said Aqil Sebut Lihat Langsung Bendera HTI Di peringatan Hari Santri
– GP Ansor Siap Buktikan Ceramah Abdul Somad Terkait HTI

Dalam keterangannya, Truno juga mengatakan jika dalam pemburuan pria ini pihaknya membutuhkan waktu sekitar tiga hari hingga akhirnya bisa mengamankannya pada hari Kamis (25/10/2018) lalu.