Suara Tak Cukup, PAN Terus Simulasi Calon Gubernur DKI Jakarta

1580
Mendikbudasmen, Memantau Jalannya Masa Orientasi Siswa Baru
Mendikbudasmen, Memantau Jalannya Masa Orientasi Siswa Baru

Hariannusantara.com – Partai Amanat Nasional sampai dengan saat ini menyampaikan beberapa alternatif yang bisa saja muncul, sebagai pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 mendatang.

Partai Amanat Nasional masih terlihat berhati – hati terhadap pilihan koalisinya yang leih duu memberikan dukungan kepada Sandiaga Uno. Ketua DPW PAN DKI yang dikenal dengan sapaan Eko Patrio menyebut keduanya masuk radar untuk diduetkan di Pilgub DKI 2017.

Ia menyebut peluang keduanya untuk diusung PAN masih terbuka. Namun, kata Eko, PAN terus mencari duet terbaik dan tidak mau terburu-buru mengambil keputusan.

“Mereka kan terlihat kinerjanya, tinggal kan sisi-sisi lain, kalau misalkan ini bagus, bagus tinggal sekarang kita cari chemistry-nya,” tandasnya.

“Bicara mengerucut tidak mengerucut kan kita punya saudara tua kan PDIP, nah kita melihat PDIP mengajukan siapa. Jadi kita sadar diri, saudara muda ini kah harus mengikuti aturan yang sudah dimainkan,” kata dia.

Sampai dengan saat ini, PAN masih menunggu sikap dari PDI Perjuangan dalam kapasitasnya sebagai pemegang suara terbanyak, dan berhak mengajukan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur sendiri pada pilkada 2017 mendatang.