Unggul Agregat Atas Vietnam, Indonesia Melaju Ke Babak Final AFF 2016

405
unggul-agregat-atas-vietnam-indonesia-melaju-ke-babak-final-aff-2016
Indonesia Vs Vietnam

Hariannusantara.com Tim Nasional Indonesia berhasil lolos ke babak final Piala AFF 2016 pasca menahan imbang tim lawan, Vietnam dengan skor 2-2. Mengalami laga yang berat dan cenderung dicurangi Indonesia berhasil memperoleh kemenangan agregat 4-3 dari Vietnam.

Pada leg pertama anak asuh Alfred Riedl berhasilmenundukkan Vietnam dnegan skor 2-1 dan pada laga yang berlangsung pada (7/11/2016) malam lalu, tim Garuda berhasil menahan imbang Vietam dengan skor 2-2.

Vietna sendiri ang membutuhakn kemenangan sejak babak pertama telah bermain agresif dan menekan pertahanan tim merah putih. Sebaliknya Indonesia justru lebih kuat di lini belakang demi mengamankan keunggulan agrerat.

Setelah mendpaatkan serangan bertubu tubi, Vietnam nyaris memperoleh keunggulan menjelang babak pertama berakhir. Menerima umpan Dinh Thanh Trung, Cong Vinh menanduk bola. Namun si kulit bunda menerpa tiang kanan gawang, dan selanjutnya diamankan Meiga. Skor imbang tanpa gol bertahan hingga babak pertama usai.

Merasa penasaran karena tak mampu menjebol gawang Indonesia, tim asuhan Nguyen Huu Thang akhirnya meningkatkan intensitas serangan. Tuan rumah mencoba peruntungan dengan melepaskan tendangan dari luar kotak penalti seperti yang dilakukan Nguyen Van Toan pada menit ke-50, tapi sepakannya melenceng di sisi kiri gawang Meiga.

Tak lama berselang, Stadion My Dinh justru harus senyap karena Tim Nasional Indonesia justru membobol gawang Vietnam terselih dahulu. Stefano Lipaply berhasil mengeksekusi umpan silang Boaz Salos sehingga berhasil membobol gawang Nguyen Manh Tran.

Pada menit ke 76 Vietnam harus bermain dengan sepuluh pemain usai kiper Manh Tran diganjar kartu merah. Mengingat pergantian pemain Vietnam sudah dipakai semua, Que Ngoc Hai terpaksa menjadi kiper.

Namun meski dengan sepuluh pemain, Vietnam justru mampu menjebol gawang Indonesia pada mneit ke 83. Melalui sepakan Vu Van Thanh yang berdiri bebas saat menerima umpan tendangan bebas pemain pengganti Phan Thanh Luong tidak bisa dibendung oleh iper Kurnia Meiga.

Sayangnya pada menit ke 90 Indonesia harus tertinggal satu gol dari tim lawan usai Vu Minh Tuan kembali menjebol gawnag Kurnia Meiga. Dengan gol kedua tersebut hasil agregat kedua tim masih sama yakni 3-3 meski skor untuk Vietnam lebih unggul dari Indonesia 2-1.

Atas kesamaan agregat terseut akhirnya dilakukan babak perpanjangan waktu untuk mennetukan tim yang akan lolos ke laga final.

Seolah tak ingin mengulangi kesalahan, tm garuda bermain mlebih terbuka dnegan mengandalkan jumlah pemain. Boaz Salosa cs akhirnya kembali mengungguli Vietnam melalui eksekusi penalti Manahati Lestusen pada menit ke-97. Hadiah penalti diberikan wasit setelah Ferdinand Sinaga yang menerima umpan lambung, dan melakukan aksi solo run dijatuhkan Ngoc Hai di kotak terlarang.

Sebuah keputusan kontroversional yang membuat tim garuda terlihat dicurangi adalah saat wasit Fu Mi yang meralat keputusannya usai memberikan hadiah di kotak penalti usai Rizky Pora didorong pemain belakang, dan dipegang Ngoc Hai di kotak terlarang. Namun sayangnya setelah berdiskusi dengan wasit Ma Ji, hadiah penalti tersebut dianulir.

Beruntungnya di sisa waktu pertandingan Indonesia berhasil mempertahankan skor imbang dan membuat jarak aman keunggulan aregat Indonesia 4-3 untuk Indonesia.

Berikut susunan pemain kedua tim:

Vietnam: Nguyen Manh Tran; Que Ngoc Hai, Truong Dinh Luat, Vu Van Thanh, Tran Dinh Dong, Nguyen Trong Hoang, Luong Xuan Truong, Dinh Thanh Trung (Thanh Luong 74′), Nguyen Van Toan (Minh Tuan 57′), Le Cong Vinh, Nguyen Van Quyet (Cong Phuong 69′).
Cadangan: Huynh Tuan Linh, Dang Van Lam; Ngoc Duc Sam, Dinh Tien Thanh, Bui Tien Dung, Vu Minh Tuan, Pham Thanh Luong, Ngo Hoang Thinh, Nguyen Cong Phuong, Le Van Thang, Tran Phi Son.

Pelatih: Nguyen Huu Thang

Indonesia: Kurnia Meiga; Beny Wahyudi, Fachrudin Aryanto, Hansamu Yama, Abduh Lestaluhu, Bayu Pradana, Manahati Lestusen, Rizki Pora, Stefano Lilipaly (Zulham 85′), Andik Vermansah (Dedi 88′), Boaz Solossa (Ferdinand 72′).
Cadangan: Teja Paku Alam, Andritany Ardhiyasa; Ferdinand Sinaga, Zulham Zamrun, Evan Dimas, Bayu Gatra, Dedi Kusnandar, Yanto Basna, Gunawan Dwi Cahyo, Muchlis Hadi Ning, Abdul Rachman, Lerby Eliandry.

Pelatih: Alfred Riedl

Baca Juga

Piala AFF U-19, Indonesia Tumbang di Tangan Thailand

Squad Garuda Sukses Tumbangkan Malaysia 3-0 Tanpa Balas

Indonesia Lolos ke Babak Semi Final Piala AFF Usai Tumbangkan Singapura