Disebut Dosen Di Acara Debat, Anies Baswedan: “Dosen Harus Dihargai”

208
Hujan Sindiran Di Debat Perdana, Ahok Sebut Anies Baswedan Sebagai ‘Dosen’
Anies Baswedan

Hariannusantara.com – Istilah ‘dosen’ untuk Anies mencuat setelah acara debat terbuka pilkada  DKI Jakarta, Jumat (13/1/2017), di hotel Bidakara. Sebutan tersebut dilontarkan oleh Gubernur DKI non aktif yang sekaligus menjadi Cagub DKI dengan no urut 2, Basuki Tjahaya Purnama (Ahok), Ahok menyatakan jika hanya pembangunan manusia itu hanya teori, menurutnya hal tersebut sama dengan dosen hanya mengajarkan teori dikampus tapi tidak ada action-nya.

Menanggapi hal tersebut sebenarnya Anies menyayangkan pernyataan yang menurutnya kurang menghargai profesi pengajar, hal itu ia ungkap saat menyapa warga di Cempaka Putih, Sabtu (14/1/2017). Anies juga mengatakan bahwa seharusnya masyarakat dapat menghormati profesi apapun termasuk guru dan dosen. Selain itu mantan Mendikbud mengungkapkan bahwa setiap warga negara memiliki hak yang sama apapun latar belakang profesinya.

“Jadi sayang sekali ada statement yang justru tidak memberikan apresiasi yang cukup pada guru dan dosen. Tapi bagi saya nggak masalah, saya akan tetap fokus dengan program,” ungkap Anies.

“Jangan lupa republik ini didirikan mayoritas pendirinya adalah guru, kaum pendidik. Dan jangan lupa Panglima Besar Jenderal Sudirman beliau sebelum menjadi tentara adalah seorang guru SMP,” kata Anies yang juga merupakan mantan rektor Universitas Paramadina ini.

Tidak hanya Anies, Cawagub dengan nomor urut 3 Sandiaga juga sangat menyangkan hal tersebut. Menurutnya serangan pribadi semacam itu kurang pantas untuk dilontarkan oleh pasangan calon.  Lanjutnya penyebutan ‘dosen’ dan ‘menteri’ yang ditujukan pada Anies pada debat perdana itu dirasa tidak fair. Karena dari awal semua pasangan calon sepakat hanya menyerang rencana-rencana program kerja dari setiap pasangan calon, tetapi komitmen itu tidak dijaga oleh pasangan calon lainnya.

Baca juga:

‘Bantuan Langsung Sementara’ Dianggap Membodohi, Begini Kata AHY

Sandiaga Uno Sindir Masalah Alexis, Ahok-Djarot Dinilai Tidak Tegas

Bersaing Ketat, Debat Pilkada DKI Jakarta Bahas Tema Seru