Sepak Terjang Pilkada DKI, Kini Giliran Anies Baswedan Dituduh Lakukan Korupsi

420
Hujan Sindiran Di Debat Perdana, Ahok Sebut Anies Baswedan Sebagai ‘Dosen’
Anies Baswedan

Hariannusantara.com Sekolempok demonstran yang menamai diri sebagai Komite Aksi Mahasiswa Untuk Reformasi dan Demokrasi (Kamerad), pada hari Senin (30/1/2017) mendatangi gedung KPK. Kelompok yang diketuai oleh Haris Pertama ini menuduh Anies Baswedan telah melakukan korupsi dalam pengadaan VSAT (Very Small Aperture Terminal). Tuduhan korupsi tersebut diduga dilakukan Anies saat ia masih menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informasi.

Dalam press release yang dilakukan oleh Haris, Anies disebut menerima aliran dana sebesar Rp 5 miliar rupiah dari proyek komunikasi jarak jauh berbasis satelit tersebut. Dana tersebut dikirim oleh seseorang yang berinisial YS melalui rekening adik dari mantan rektor Universitas Paramadina tersebut. Mendengar berita tersebut, Cagub DKI Jakarta dengan nomor urut 3 ini langsung mengutus kuasa hukumnya untuk memperkarakan statement Haris di depan gedung KPK, Senin (30/1/2017).

“Kami melaporkan Haris Pertama karena dia telah melakukan pencemaran nama baik dan fitnah kepada Bapak Anies Rasyid Baswedan. Pasal yang kami laporkan adalah pasal 310 dan 311 KUHP,” ujar salah satu kuasa hukum Anies, Agus Otto.

Tidak hanya dituntut dengan pasal 310 dan 311 KUHP, Haris juga rencananya akan dilaporkan atas pelanggaran UU ITE pasal 27. Untuk itu, ketua tim kampanye Anies-Sandi tersebut akan mendatangi Dewan Pers untuk membahas apakah Haris dapat dijerat dengan pasal tersebut. Karena Haris telah menyebarkan fitnah tersebut melalui media. Tim kuasa hukum Anies menjadikan rekaman pada saat press release tersebut sebagai barang bukti ke Mapolda Metro Jaya.

“Karena Haris memberikan pernyataannya ke media, maka besok kami akan ke Dewan Pers untuk meminta pertimbangan apakah perkara ini bisa dilanjutkan dengan pasal 27 UU ITE atau tidak,” ujar Wakil ketua tim kampanye pasangan Anies-Sandi, Naufal Firman Yusak.