Tanah Lunak Dan Banyak Patahan, Jakarta Berpotensi Gempa Megathrust 8,7 SR

482

Tanah-Lunak-Dan-Banyak-Patahan,-Jakarta-Berpotensi-Gempa-Megathurst-87,5-SR

Hariannusantara.comJakarta merupakan pusat Negara yang pada penduduk. Ditetapkan menjadi Ibu Kota dan tumbuh menjadi kota Megapolitan, Jakarta tidak hanya menerima warganya melainkan pula warga pendatang yang merantau untuk mengais rejeki. Namun siapa sangka Jakarta justru mempunyai wilayah tanah yang kurang baik.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati, menyebutkan bahwa DKI Jakarta dikelilingi banyak patahan yang aktif dan kontur tanahnya lunak. Kondisi ini menyebabkan Jakarta rentan berpotensi gempa besar berukuran hingga 8,7 SR. Pusat Negara ini harus bersiapa jika sewaktu-waktu datang gempa bumi yang bersumber dari zona megathurst subinduksi dan sesar aktif.

“Tebalnya lapisan tanah lunak di Jakarta berpotensi memicu amplifikasi atau penguatan guncangan saat terjadi gempa kuat. Jakarta harus siap apabila terjadi gempa yang bersumber di selatan Jawa,” ujar Dwikorita Karnawati di Jakarta yang dikutip dari Liputan6.com.

Menurut penuturan Dwikorita, Jakarta dikepung patahan aktif, mengathrust Jawa Barat dan Jawa Tengah, hingga mengathrust selat Sunda. Meski bisa diprediksi adanya kemungkinan gempa, namun belum bisa diketahui kapan gempa bumi tersebut akan terjadi. Dwikorita menegaskan Jakarta rawan gempa adalahpresepsi yang salah. Ia bahwa tak segan untuk menyebut Jakarta masih akan terus dibayangi gempa.

“Namun yang belum bisa dipastikan adalah kapan agempa itu terjadi dan berapa kekuatannya,” papar Dwikorita.

Dwikorita menghimbau untuk warga Jakarta agar memahami risiko dan bahaya gempa. Terlebih untuk keamanan bangunan di Jakarta yang mayoritas dipadati oleh bangunan tinggi atau gedung-gedung pencakar langit. Sarannya, bangunan dan gedung bertingkat di Jakarta harus diaudit untuk memastikan keamanan jika suatu saat terjadi gempa besar.