Harian Nusantara

Apen Beyeren, Atraksi Berjalan Di Atas Bara Batu Khas Biak Numfor

Wisata & Kuliner 21 View

Apen-Beyeren,-Atraksi-Berjalan-Di-Atas-Bara-Batu-Khas-Biak-Numfor

Hariannusantara.com – Indonesia memiliki ragam budaya yang tersebar di seluruh wilayah cangkupannya. Budaya-budaya tersebut begitu menarik untuk diketahui dan dipelajari agar penerus bangsa juga bisa melestarikannya. Salah satu yang cukup menarik yaitu atraksi jalan di atas bara atauyang disebut dengan Apen Bayeren.

Apen Beyeren merupakan salah satu tarian khas Biak Numfor yang mengandung unsur magis di dalamnya. Arti dari kata Apen yaitu batu yang dibakar, sedangkan Beyeren memiliki arti kesepakatan. Penari atau orang yang melakukan atraksi ini harus menyamakan frekuensi energi antara manusia dan batu bara agar saat diinjak tak melukai atau merasakan panas. Atraksi ini lekat dengan unsur magis karena adanya lafal mantra dinyanyikan berulang kali yang dinamakan Neno-neno. Neno-neno sendiri memilii arti sebagai pujian. Filosofi dari atraksi ini yaitu persembahan Tuhan yang dibawakan melalui tarian.

Sebelum melakukan atraksi, batu karang yang akan diinjak dibakar terlebih dahulu. Batu tersebut disusun berseling degan kayu yang juga telah disiapkan. Setelah itu, prosesi selanjutnya yaitu pembongkaran untuk mengambil kau dan bara sisa pembakaran tadi. Kemudian bara batu karang tersebut diratakan.

Saat melakukan atraksi ini, masyarakat biasanya juga menggunakan kostum adat lengkap. Penari satu persatu melewati bara batu tersebut sambil menari Tarian Woro Beyusser yang juga diiringi nyanyian mantra neno-neno.

Baca juga:
– Festival Hari Yoga Internasional 2018 Digelar Di Candi Prambanan Juni Mendatang
– Bingung Liburan Kemana? Ada Festival Minangkabau Di Ancol Awal Mei Ini!

Uniknya, wisatawan yang berkunjung ternata juga dipersilahkan untuk mencoba melewati bara batu tersebut. Namun sebelum melakukan atraksi, wisatawan tersebut harus melewati ritual khusus terlebih dahulu. Anda yang ingin menyaksikannya secara langsung juga bisa melihat di ‘Festival Biak Munara Wampasi’.

Loading...
Copyright 2016 - 2018