Harian Nusantara

Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Pesona Eropa di Tengah Pulau Jawa

Wisata & Kuliner 41 View

Titik Nol Kilometer Yogyakarta, Pesona Eropa di Tengah Pulau Jawa

Hariannusantara.comPariwisata Indonesia makin maju seiring dengan perkembangan media sosial. Hal tersebut terlihat dari munculnya tempat wisata instagenic yang menarik perhatian. Salah satunya Titik Nol Kilometer Yogyakarta yang berada di kawasan Malioboro. Titik istimewa yang tak pernah sepi oleh wisatawan, baik lokal maupun mancanegara. Kini, Titik Nol Kilometer makin memesona dengan aneka spot foto keren.

Titik Nol Kiloneter bisa disebut sebagai Eropanya Jogja. Alasannya karena kawasan ini dikelilingi oleh bangunan kuno yang menjadi cagar budaya. Setidaknya ada enam bangunan, yaitu Benteng Vredeburg, Bank, Kantor pos, Pasar Beringharjo, Monumen Serangan Umum 1 Maret, dan Mirota Batik. Cagar budaya tersebut menjadi saksi bisu sejarah panjang keraton Yogyakarta. Pesona Mini Eropa di Jogja ini makin terlihat ketika malam hari.

Tidak hanya menawarkan bangunan eksotis, ada banyak fasilitas yang memanjakan wisatawan. Terbaru, ada toilet bintang 5 yang konon katanya bertaraf Internasional. Letaknya berada di bawah tanah sekitar Malioboro. Kabarnya, anggaran pembangunan toilet ini menelan hampir Rp 5,6 milyar. Sementara fasilitas di dalamnya terdiri dari 6 toilet laki-laki dan 6 toilet perempuan, ruang tunggu dilengkapi pendingin udara hingga eskalator untuk difabel. Sangat nyaman dan layak untuk digunakan.

Baca juga:
– 4 Keindahan Alam Wonosobo Yang Siap Memanjakan Mata
– Pantai Pandansari, Primadona Bantul dengan Pesona Super Lengkap

Lengkapnya fasilitas di Titik Nol Jogja membuat wisatawan betah lama-lama di sini. Tak heran jika kawasan ini tak pernah sepi oleh pengunjung. Apalagi saat malam minggu tiba. Berbagai wisatawan dari berbagai daerah berkerumun di sekitar destinasi wisata ini. Ada yang menikmati kesenian jalanan, para cosplayer yang mengenakan atribut anime kesukaan mereka, hingga hunting makanan khas Kota Jogja.

Loading...
Copyright 2016 - 2018