Harian Nusantara

Waspada! Isu PKI Akan Bangkit Jelang Pilpres 2019

Nasional 88 View

Waspada! Isu PKI Akan Bangkit Jelang Pilpres 2019

Hariannusantara.comMenjelang pemilihan presiden dan wakil presiden tahun 2019 mendatang, suasana politik di Indonesia memang akan berlangsung cukup memanas. Hal ini bahkan juga akan dibarengi dengan isu-isu yang cukup sensitif yang akan kembali mencuat di tengah masyarakat. Pengamat komunikasi politik Emrus Sihombing memprediksi penumpang gelap bakal muncul di Pilpres 2019. Di antaranya, dapat berbentuk isu bangkitnya kembali PKI di tanah air.

“Saya mau katakan, tidak hanya di pilpres, dalam dinamika politik penumpang gelap adalah sesuatu yang tak tertolak dan tak ternafikkan. Saya kira penting kedua pasangan capres dan cawapres saling membela ketika pesaingnya diserang isu hoaks atau kabar bohong dan ujaran kebencian,” ujar Emrus, Senin (24/9/2018).

Menurut pengajar di Universitas Pelita Harapan ini, penumpang gelap kemungkinan tidak hanya berbentuk isu atau agenda, namun juga berbentuk sosok. Bahkan, bisa kolaborasi antara keduanya yaitu orang atau kelompok dan isu sekaligus. Misalnya, isu PKI dan HTI yang masif dihembuskan di media sosial belakangan ini. Emrus khawatir, jika dua kubu di pilpres tak saling membela ketika ada satu kubu yang dikaitkan dengan PKI dan HTI, maka penumpang gelap bakal menyusup semakin jauh.

Baca juga:
– Muhammadiyah Jatim Pastikan Tak Ikut Campur Dalam Arus Suara Pilpres 2019
– Berkibarnya Bendera Tiongkok Yang Sejajar Dengan Merah Putih Diduga Sebagai Deklarasi Tiongkok Atas Indonesia

Pandangan senada juga dikemukakan pengamat intelijen Nuruddin Lazuardi. Menurutnya, keberadaan penumpang gelap sudah tertulis dalam sejarah intelijen dan sejarah kenegaraan di belahan dunia mana pun. Nuruddin mencontohkan isu PKI, setiap tahun pada September isu tersebut selalu mengemuka. Karena itu, sulit diterima akal jika disebut muncul dengan sendirinya. Diprediksi ada kelompok tertentu yang memang selalu memainkan isu tersebut.

Loading...
Copyright 2016 - 2018