Harian Nusantara

Fungsi Mikroskop 

review produk 107 View

Fungsi Mikroskop

Pernahkah anda berfikir bagaimana caranya untuk melihat benda yang berukuran sangat kecil? Bahkan mata manusia tidak bisa melihatnya. Dengan kecanggihan teknologi manusia menciptakan sebuah alat yang sangat memudahkan dalam proses perkembangan ilmu pengetahuan. Dengan alat ini kita bisa melihat benda yang berukuran mikro hingga nano. Sehingga penampang benda benda seperti jaringan manusia, sel hewan, atau anatomi dari suatu materi bisa terlihat. Dengan alat ini kita juga bisa melihat kehidupan dari mikroorganisme dan virus sehingga akan lebih mudah dalam perkembangan ilmu pengetahuan. Alat ini adalah mikroskop. Mungkin sebagian orang juga sudah mengenal alat ini saat di bangku sekolah.

Apa itu Mikroskop?

Mikroskop adalah sebuah alat yang umum digunakan dan ada di sebuah laboratorium untuk berbagai kepeluan penelitian. Dalam laboratorium sains terutama laboratorium biologi. Dengan mikroskop kita bisa mengamati penampang dari objek yang memiliki ukuran sangat kecil atau dalam sains disebut mikroskopis. Objek mikroskopis merupakan objek yang hanya bisa ditangkap menggunakan alat bantu yaitu mikroskop dan tidak bisa dilihat oleh mata telanjang. Objek mikroskopis itu adalah bakteri, virus, sel dll. Dengab mikroskop ini mampu membantu memecahkan permasalahan sains terkait dengab mikroskopis object.

Loading...

Fungsi Dari Mikroskop

Fungsi secara umum dari mikroskop adalah untuk melihat dan meneliti benda yang ukurannya sangat kecil dan tidak bisa ditangkap oleh panca indera. Dari setiap bagian bagian mikroskop memiliki fungsinya yang berbeda-beda yaitu

Pengatur Kasar dan Halus memiliki fungsi untuk pengatur lensa objektif sehingga fokus terhadap objek yang dilihat.

Cermin memiliki fungsi sesuai dengan bagiannya, yaitu cermin datar dan juga cermin cekung. Cermin datang ini digunakan untuk mengarahkan sinar pada ruangan yang sudah cukup cahaya. Sementara itu untuk cermin cekung digunakan untuk mengarahkan cahaya pada ruangan yang redup

Kondensor memiliki fungsi sebagai pengumpul sinar dimana susunannya sendiri terdiri dari gabungan lensa

Lengan mikroskop memiliki fungsi sebagai pegangan ketika kita sedang membawanya

Diafragma memiliki fungsi sebagai pengatur sinar yang masuk. Cara mengaturnya adalah dengan sistem bukaan iris

Lensa okuler, digunakan untuk melihat objek letaknya di dekat mata pengamat bisa diperbesar 15,10 atau 100 kali sesuai dengan jenis mikroskopnya. Lensa okuler juga memiliki fungsi sebagai memperbesar bayangan dari lensa objektif dimana perbesaran berkisar antara 4 sampai 25 kali.

Revolver, digunakan untuk meletakkan lensa objektif. Alat berbentuk tabung ini menjadi tempat lensa objektif bekerja dan melakukan perbesaran dan pembentukan bayangan pertama. Lensa ini juga mampu membantu melihat struktur serta bagian dari preparat pada bayangan akhir.

Kaki digunakan sebagai dudukan dari mikroskop fungsinya juga memperkokoh mikroskop ketika digunakan, karena sebagai tumpuan fungsi kaki ini sebenernya penting.

Meja preparat berfungsi sebagai tempat meletakkan objek objek preparat yang dilihat, preparat ini nantinya diletakkan dengan cara dijepit.

Cara Menggunakan Mikroskop

Pertama pastikan meja percobaan dalam keadaan datar setelah itu gunakanlah satu mata untuk melihat lewat lensa okuler kecuali mikroskop binokuler. Setelah itu sesuaikanlah sinar yang masuk dengan menyalakan penerangan kemudian mengatur cermin untuk diarahkan pada preparat. Pada lubang diafragma sesuaikanlah agar sinar dapat diterima secara optimal. Preparat bisa diletakkan tepat di bawah lensa objektif dengan jarak dari lensa objektif adalah satu cm. Aturan pemutar kasar dan pemutar halus untuk menaikkan meja preparat, aturan hingga preparat terlihat dengan jelas. Pura lensa objektif lebih besar lagi apabila sudah pas. Namun anda juga harus memperhatikan agar lensa tidak bersinggungan dengab preparat. Lihat dari lensa okuler lalu fokuskan lagi preparat dengab pemutar halus. Jika sudah kelihatan amati dan anda bisa menggambar objek tersebut. Apabila dirasa sudah cukup anda bisa memutar revolver pada perbesaran lensa objektif. Setelah itu ambil preparat dari lensa objektif

Harga Mikroskop

Mikroskop memiliki jenis yang berbeda beda. Untuk harganya sendiri pun berbeda beda tergantung jenisnya. Harga dari alat ini tergolong mahal. Rentang harga mikroskip ini antara satu juta hingga belasan juta loh. Yang membedakannya adalah jenis lensa-lensanya seperti monokuler, binokuler, dan lainnya. Untuk di aplikasi Shopee harga mikroskop dengan seri monokuler yang paling murah di banderol dengan harga Rp. 1.120.000. Semakin banyak lensanya semakin mahal. Bahkan bisa mencapai belasan juta rupiah untuk jenis mikroskop super canggih yaitu mikroskop elektron.

 

Similar Posts:

    None Found

Copyright 2016 - 2019