Harian Nusantara

Dibanderol Rp 3 Jutaan, Samsung Optimis Galaxy J7 Duo Bakal Kalahkan Xiaomi Dan Asus

Bisnis & Keuangan 910 View

Samsung-Galaxy-J7-Duo,-Smartphone-Kamera-Ganda-Samsung-Hanya-3-Jutaan

Samsung Galaxy J7 Duo

Hariannusantara.comBeberapa waktu lalu, Samsung telah merilis smartphone terbaru besutannya yang kemudian disebut dengan Galaxy J7 Duo. Perangkat ini telah dibekali dengan kamera ganda dan spesifikasi kelas menengah misalnya RAM 3 GB, memori internal 32 GB, dan prosesor Exynos seri 7 berkecepatan 1,6 GHz.

Di bagian belakang, smartphone ini dibekali dengan kamera ganda yang masing-masing beresolusi 13 MP dan 5 MP dengan bukaan besar F1.9. Dengan begitu, penggunanya bisa menikmati efek bokeh melalui mode Live Focus. Sedangkan di bagian depan, terdapat kamera beresolusi 8 MP dengan aperture F1.9 sehingga pengguna bisa mendapatkan efek selfie yang lebih baik.

Jika dilihat dari segi harga, smartphone kelas menengah ini dibanderol dengan harga Rp 3,699 juta. Padahal merk lain yang bahkan menghadirkan spesifikasi yang lebih tinggi berani membanderol harga smartphone besutannya dengan harga yang lebih rendah. Sebut saja Xiaomi Redmi Note 5 yang dibanderol harga Rp 3 juta telah memiliki spesifikasi prosesor Snapdragon 636, memori internal 64 GB dan pilihan RAM hingga 4 GB.

Sementara itu, merk lain seperti Asus berani menjual perangkat besutannya dengan harga Rp 2,8 jutaan. Zenfone Max Pro M1 milik Asus memiliki prosesor dan memori serupa dengan Redmi Note 5. Denny Galant selaku Head of Product Marketing IM Business Samsung Electronics Indonesia mengatakan jika pihak Samsung tak mempermasalahkan hal tersebut. Mereka masih sangat yakin karena Samsung masih menduduki kursi teratas pasar smartphone di Indonesia.

“Sejauh ini, kami masih memimpin, dalam artian handset kamu paling dipilih konsumen. Tidak ada masalah, karena spirit kami, kembali lagi adalah pengalaman konsumen, artinya bagaimana kami memberikan yang terbaik untuk konsumen,” kata Denny saat ditemui awak media usai peluncuran Galaxy J7 Duo di Jakarta, Kamis (3/5/2018).

Denny juga mengatakan jika Samsung juga tak mempermasalahkan jika perangkat besutannya tersebut dibanding-bandingkan dengan perangkat lain. Dengan penuh optimisme, Denny juga mengatakan jika konsumen akan merasakan perbedaan antara perangkatnya dengan perangkat merk lain setelah menggunakannya.

“Dari Samsung kami tidak melihat itu sebagai perbandingan component by component. Kami tidak membandingkan ini baterainya sekian, itu baterai sekian, sebab perangkat ini adalah sebuah produk yang terintegrasi, experience-nya terintegrasi semuanya. Experience ini yang kami tawarkan ke konsumen,” ucapnya.

“Kalau dibandingkan harga sebagai benchmark, enggak masalah karena pada akhirnya kami akan fokus ke apa yang kami perbaiki untuk konsumen kami. Mulai saat dipakai hingga layanan purnajualnya. Itu yang kami tekankan,” ujar pria ini.

Vendor asal Korea Selatan ini beranggapan jika soal harga, perangkat yang dinilai terlampau mahal itu bersifat relatif. Denny menambahkan jika Samsung tak ingin terjebak dengan mengedukasi konsumen melalui perbandingan hardware setiap perangkat yang ada.

“Itu kan relatif, mahalnya dari sisi apa. Contoh, Galaxy J7 Duo, ada software Signal Max, itu enggak bisa dibandingkan dengan hal yang lain. Ini di luar hardware,” katanya.

“Kami tidak ingin terjebak mengedukasi konsumen dengan membandingkan hardware, sebab ada banyak layanan lain. Misalnya Signal Max, Ultra Data Saving, layar Super Amoled yang tidak mengkonsumsi daya sebesar layar IPS, hingga Samsung Gift Indonesia, itu adalah hal-hal yang tidak dimiliki oleh device lain,” tutupnya.

Melihat penjelasan dari Denny tersebut, pilihan kembali kepada konsumen yang akan memakainya. Lalu bagaimana dengan Anda?

Loading...
Tags
Copyright 2016 - 2018