Harian Nusantara

Fungsi autoklaf jenis dan cara penggunaannya

review produk 124 View

Fungsi autoklaf jenis dan cara penggunaannya

Kebersihan alat medis adalah hal yang penting dan perlu terjaga.  Alat-alat dan perlengkapan kedokteran setelah digunakan wajib dilakukan upaya sterilisasi agar terhindar dari kotoran maupun bakteri. Adapun  alat yang digunakan untuk mensterilisasikan peralatan kedokteran dirancang khusus. Bukan sembarang alat dapat digunakan untuk sterilisasi. Alat ini bernama autoklaf.

 Apa itu autoklaf? 

Autoklaf merupakan alat pemanas tertutup yang berguna untuk mensterilisasikan berbagai macam alat dan bahan dalam kedokteran. Dengan memiliki cara kerjanya memasukan sebuah bahan atau metarial ke dalam uap dengan suhu 121 derajat celcus tekanan tinggi. Waktu yang dibutuhkan untuk sterilisasi sangat beragam tergantung ukuran serta isi bahan, biasanya hanya berkisar antara 15 hingga 20 menit. Dengan meningkatkan tekanan uap ini bukan untuk membuat mikroorganisme mati tetapi berfungsi membuat suhu autoklaf meningkat. Autoklaf hanya akan membunuh endospora yaitu sel yang  tahan akan panas, antibiotik, kekeringan, yang diproduksi oleh bakteri. Sel endospora  dapat dibunuh dalam waktu 4 sampai 5 menit pada  tingkat suhu 121 Derajat Celcius. Selain digunakan dalam dunia kedokteran, autoklaf juga digunakan dalam mikrobiologi, seni tato dan tindik.

Loading...

Sejarah mencatat alat ini diciptakan  pada tahun 1879 oleh Charles Chamberland.  Auto memiliki arti dari dan untuk clavis artinya adalah self locking atau kunci yang berasal dari bahasa Yunani. Ukuran dan fungsi alat ini berbeda-beda tergantung pada material atau media yang akan dist1erilkan.

Jenis jenis autoklaf

Pada dasarnya,  autoklaf dibagi menjadi tiga jenis. Perbedaan  ketiga jenis autoglad ini yang itu terdapat pada cara udara dihilangkan selama proses sterilisasi. Berikut ini penjelasan  mengenai  tiga jenis autoklaf.

  1. Gravity Displacement Autoclave

Prinsip autoklaf ini yaitu memanfaatkan keringanan uap, sehingga udara berada di bawah tekanan uap. Udara yang terdapat pada autoklaf hanya dapat dipindahkan karena adanya gaya gravitasi, sehingga untuk cara kerjanya adalah dengan memberikan uap ke bagian atas dari autoklaf yang membuat udara dapat ditekan ke bawah permukaan. Uap yang dimasukkan akan semakin banyak,  sehingga posisi udara akan semakin ditekan menuju ke bagian bawah autoklaf, kemudian keluar melalui saluran autoklaf. Selanjutnya suhu akan naik dan proses sterialisasi akan segera dimulai saat suhu naik. Autoklaf  ini mampu bekerja dengan tingkat suhu kisaran antara 121 hingga  134 derajat Celcius. Waktu sterilisasi paling cepat 10 menit hingga setengah jam.

  1. High Vacum Autoclave atau Preevacum

Alat ini terdapat pompa yang bertujuan untuk mengevakuasi seluruh udara dari dalam autoklaf dengan cara kerjanya melalui proses pengeluaran udara dari dalam autoklaf. Proses dikeluarkannya udara ini berlangsung dalam waktu 8- 1o menit. Pada tahap di mana keadaan vakum mulai terbentuk kemudian uap dimasukkan ke dalam autoklaf. Karena keadaan vacuum ini lah uap segera menyentuh permukaan benda  dan terjadilah  proses sterilisasi saat tekanan  suhu mengalami peningkatan. Tingkat suhu saat autoklaf ini bekerja yaitu 132 sampai 135 derajat Celcius dalam durasi waktu 3 hingga 4 menit.

Steam-Flush Preassure-Pulse

Ini memanfaatkan aliran uap dan dorongan tekanan pada atmosfer dengan menggunakan rangkaian yang berulang.   durasi proses sterilisasi pada alat ini tergantung pada benda apa yang disterilisasikan.

Fungsi dan cara menggunakan autoklaf 

Fungsi autoklaf yaitu berguna untuk mensterilisasi bakteri-bakteri yang tahan akan panas. Alat ini umumnya digunakan untuk dijadikan alat sterilisasi alat-alat medis. Alat ini memanfaatkan uap dalam proses sterilisasi untuk meningkatkan suhu.

Cara menggunakan Autoklaf:

  • Pastikan untuk mengecek air yang ditampung dalam autoklaf sebelum melakukan sterilisasi. Tambahkan air jika dalam penampungan masik kurang dari batas minimum. Gunakan air hasil destilasi agar autoklaf terhindar dari karat.
  • Masukkan peralatan atau perlengkapan yang akan disterilkan, jika peralatan tersebut menggunakan tutup, maka kendurkan tutupnya.
  • Setelah peralatan dimasukkan, tutup autoklaf dengan rapat. Kemudian kencangkan baut pengamannya.
  • Nyalakan autoklaf kemudian atur timer dan suhunya. Atur durasi waktu minimal 15 menit dengan suhu 121 derajat Celcius.
  • Tunggu air mendidih kemudian kencangkan klep pengaman.
  • Apanila alarm telah berbunyi berarti proses sterilisasi telah selesai. Buka klep pengaman kemudian keluarkan peralatan yang tellah disterilisasi dengan hati-hati.

Similar Posts:

    None Found

Copyright 2016 - 2019