YES Summit Resmi Ditutup dengan Sumbangi Inovasi Kemaritiman dan Energi

220

yess-itsHariannusantara.com, Surabaya, 16 Oktober 2016 – Young Engineers and Scientis Summit 2016 resmi ditutup setelah rangkaian kegiatan kuliah tamu, Company Visit, Focus Group Discussion, serta penilaian akhir yang diadakan untuk menunjang tema YESS tahun ini, gagasan inovasi maritime dan energi untuk Indonesia. Pada tahap akhir kegiatan, peserta diharuskan menyampaikan inovasi yang telah mereka rancang dalam betuk mindmap untuk tiap sub clusternya. Salah satu inovasi unik dalam bidang kemaritiman yakni penguatan konektivitas dan tempat wisata dengan basis teknologi website dan aplikasi untuk memperkenalkan wisata Indonesia mulai dari daerah terpencil agar terciptanya wirausaha di daerah.

Tak tanggung-tanggung, kegiatan yang dilakukan para calon insinyur dan saintis muda yang tergabung dalam YESS 2016 berbeda dan bukan hanya teoritis saja, namun menggali permasalahan serta menyelesaikannya secara bertahap menjadi fokus utama kegiatan YESS.

Dalam kegiatan kuliah tamu YESS peserta diberikan kebebasan untuk mengambil topik permasalahan secara implisit dengan kondisi yang harus dipertimbangkan untuk tiap-tiap tema sub-cluster yang dipilih. Menghadirkan pembicara yakni Rifky E. Hardijanto dengan materi pengantar Gagasan Inovatif Insinyur dan Saintis Muda untuk Mendukung Sektor Maritim Indonesia. Sedang dalam cluster energi, materi yang disampaikan yaitu Renewbale Energy Technology and Implementation disampaikan oleh Hari Yuwono serta Tantangan Keenergian Nasional yang dibawakan oleh Prof. Dr. Mukhtasor.

Kegiatan selanjutnya yang tak kalah menarik tentunya kegiatan teoritis yang sejalan dengan praktik di lapangan. Menyadari akan hal itu, YESS kali ini lebih melibatkan pada kegiatan lapangan di sektor kemaritiman dengan mengunjungi PT PELINDO III serta PT TERMINAL TELUK LAMONG. Pada kegiatan ini, Faruq Hidayat selaku Kepala Biro Perencanaan Strategis dan Kinerja Perusahaan PELINDO III (PERSERO) menjelaskan mengenai Rencana Panjang Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJPN) yang dapat dilihat dari visi/misi Presiden Joko Widodo dan program NAWACITA-nya. Pemilihan visitasi ini tidak terlepas dari konsep eco friendly maupun electric instrumentation yang dibawakan oleh tiap-tiap perusahaan untuk mendukung program pemerintah. Diharapkan, inovasi dari para calon insinyur dan saintis dalam YES SUMMIT dapat tersampaikan dan membantu program pemerintah, demi Indonesia yang lebih baik. (Shada Zafira)