Pasar Senen Terbakar, Ini Reaksi 3 Cagub DKI Jakarta

211

urutan-nomor-urut-pilkada-dki-2017-agus-sylvi-ahok-djarot-anies-sandiagaHariannusantara.com Pasar Senen terbakar pada hari Kamis (19/1/2017) yang membuat setidaknya 1691 kios ludes terbakar. Melihat kejadian ini tentunya ketiga pasangan cagub cawagub DKI Jakarta tidak tinggal diam. Ketiga pasangan calon ini menunjukkan rasa simpati mereka dengan caranya masing-masing.

Calon Gubernur DKI yang juga merupakan Gubernur DKI non aktif, Basuki Tjajaha Purnama atau yang akrab disapa Ahok ini berpendapat agar Pasar Senen segera dibangun ulang dan dijual dengan harga terjangkau. Selanjutnya dirinya juga mengatakan supaya pedagang segera mendapat pinjaman dengan bunga rendah melalui Bank DKI.

“Harusnya bangun ulang semua. Yang PD Pasar Jaya dengan harga terjangkau,” kata Ahok lewat pesan singkat, Kamis (19/1/2017).

Berbeda dengan Ahok, menanggapi kejadian yang menimpa Pasar Senen Agus Harimurti Yudhoyono berkomentar tentang instalasi bangunan. Menurutnya instalasi sebuah bangunan sangatlah penting karena instalasi bangunan yang bagus merupakan tindakan antisipasi terhadap hal-hal yang tidak diinginkan nantinya. Dirinya mengaku untuk saat ini tidak akan menyambangi lokasi karena dapat mengganggu proses pemadaman. Selain itu Agus telah menyiapkan tim untuk membantu korban.

“(Untuk mencegah) saya harus lihat dulu ke sana ya. Bagi pemerintah, kita harus meyakinkan instalasi bangunan benar-benar mempunyai tingkat keamanan yang tinggi. Terutama sebelum membangun,” kata Agus.

Sejalan dengan Agus, Anies Baswedan mengirimkan tim untuk membantu pekerjaan yang ada dilokasi maupun membanntu korban kebakaran. Anies menduga korseleting aliran listrik menjadi penyebab dari kebakaran tersebut. Dengan demikian, maka diperlukannya instalasi listrik yang bagus dapat menjadi salah satu pencegah terjadinya kebakaran.

“Kami ingin, kami akan mengirim tim, siapa yang ke sana untuk melihat apa yang bisa kita kerjakan. Dan bagi semua warga Jakarta, mari kita lihat apa yang kita kerjakan untuk mereka-mereka yang menjadi korban,” kata Anies.

“Kejadian kebakaran ini paling sering dari listrik. Jadi perlu diperhatikan apakah pemanfaatan listrik di jam-jam tertentu yang tidak ada orang, itu disiapkan jalurnya khusus,” tutup mantan Menteri RI tersebut.