Harian Nusantara

Farhat Abbas : Tak Pilih Jokowi di Pilpres 2019 Bakal Masuk Neraka!

Nasional 34 View

Farhat Abbas

Hariannusantara.com Farhat Abbas terus melontarkan pernyataan-pernyataan kontroversi sejak dipercaya menjadi salah satu juru bicara pasangan Jokowi-Maruf Amin. Terbaru Farhat mengungkapkan jika Jokowi adalah presiden yang bakal menuntun Indonesia masuk surga. Sebaliknya bagi mereka yang tak memilih jokowi justru bakal masuk neraka.

“Yang Pilih Pak Jokowi Masuk Surga ! Yang Gak Pilih Pak Jokowi dan Yang Menghina, Fitnah & Nyinyirin Pak Jokowi ! Bakal Masuk Neraka ! ( jubir-Indonesia),” tulis farhat di akun instagramnya.

Tak heran jika unggahan mantan suami Nia Daniaty ini langsung menuai reaksi keras dari kalangan netizen. Banyak kalangan yang mengecam pernyataan Farhat Abbas tersebut. Pada postingan lainnya Farhat Abbas mngungkapkan bedanya antara Jokowi dengan Sandiaga Uno saat ke rumah istri Gus Dur. Menurut Farhat saat bertamu ke rumah istri almarhum Gus Dur, jokowi menyantap bubur yang disediakan tuan rumah untuk menghormati.

Sementara Sandiaga Uno, kata Farhat, tak menyantap tempe yang disediakan tuan rumah dengan alasan sedang berpuasa. Menurutnya seharusnya Sandi menghormati pemilik rumah. Pengacara kondang, Farhat Abbas, diusung Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menjadi juru bicara untuk melawan kritikan kubu oposisi, Fadli Zon. Sebagai juru bicara TKN Jokowi-Maruf, Farhat berupaya untuk memenangkan pasangan capres-cawapres Jokowi-Maruf.

Baca juga:
– Terpilih Jadi Timses Jokowi, Saham Perusahaan Eric Thohir Bangkit
– Erick Thohir Modifikasi ‘Strategi Bisnis’ Untuk Kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin

Farhat mengaku siap meluruskan pandangan-pandangan yang tidak benar, yang bisa menyerang Jokowi. Farhat melihat, pemerintahan Presiden Joko Widodo banyak memiliki keberhasilan dalam pembangunan, namun sering muncul kritik yang elementer dan mendiskreditkan pemerintah. Farhat Abbas juga menyatakan siap untuk menghadapi kritikan-kritikan yang dilontarkan oleh Fadli Zon.

Loading...
Copyright 2016 - 2018