Harian Nusantara

Tanggul Lumpur Lapindo Ambles 100 Meter, Warga Was-Was!

Nasional 74 View

Tanggul Lumpur Lapindo Ambles 100 Meter, Warga Was-Was!

Hariannusantara.comTanggul penahan lumpur Lapindo yang ada di turun 67 di Desa Gempolsari, Tanggulangin, Jawa Timur mengalami penurunan atau ambles dengan panjang sekitar 100 meter. Warga yang rumahnya berbatasan dengan tanggul khawatir tanggul jebol dan menggenangi rumah mereka. Dilansir dari laman Republika, salah seorang warga, M Saji mengatakan tanggul yang mengalami penurunan tersebut membuat warga khawatir karena air yang ada di yang ada di dalam tanggul sudah mendekati bibir tanggul.

Hal ini tentu saja bisa  menyebabkan sewaktu-waktu air bisa melimpas keluar. Dirinya bersama dengan warga yang lain meminta Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS) supaya segera melakukan tindakan cepat guna mengatasi tanggul yang mengalami penurunan ini. Menurutnya, di lokasi itu juga terdapat beberapa retakan dengan lebar sekitar 30 sentimeter yang sewaktu-waktu bisa membuat tanggul jebol.

“Kami khawatir tanggul ini akan jebol sehingga rumah warga yang ada di sisi tanggul bisa terendam lumpur. Karena kalau tidak segera diperbaiki akan membahayakan warga mengingat saat ini kondisi kolam penampungan sudah penuh dengan air. Kami berharap permasalahan ini bisa segera diselesaikan supaya warga tidak khawatir dengan adanya kejadian itu,” ujarnya, Jumat (5/10).

Baca juga:
– Update Gempa dan Tsunami Sulteng: Korban Tewas Bertambah Hingga 1.234 Orang
– Inggris Kirim Rp 60 Miliar Untuk Bantu Korban Gempa Dan Tsunami Sulawesi Tengah

Humas PPLS Hengky Listria Adi mengatakan penurunan tanggul penahan lumpur di titik 67 ini sedang dalam proses peninggian sampai 11 meter. Ia mengaku, meskipun semburan lumpur dari pusat semburan sifatnya fluktuatif, tetapi semua aliran semburan mengarah ke utara, yakni ke kolam penampungan Gempol Sari. Namun ia juga tak memungkiri jika amblesnya tanggul ini menjadi suatu hal yang cukup berbahaya mengingat permukaan air terus bertambah.

Loading...
Copyright 2016 - 2018