Harian Nusantara

Penjelasan Lengkap disertai Contoh Surat Dinas

surat 131 View

Untuk menugaskan atau memberikan tugas kepada pegawai yang ada di sebuah instansi biasanya menggunakan surat dinas. Dimana surat dinas tersebut digunakan sebagai bukti bahwa pegawai tersebut telah diberikan tugas yang nantinya harus dilaksanakan ataupun diselesaikan.

Biasanya surat dinas berisi mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pengumuman, pemberian ijin, pemberian tugas dan berbagai hal lain yang berhubungan dengan kedinasan.

Tugas dinas yang bersifat penting biasanya tidak hanya disampaikan lewat lisan saja. Tetapi memiliki bentuk fisik dalam bentuk tulisan yang bisa dipertanggung jawabkan. Sehingga jika suatu saat terjadi sesuatu ataupun hal-hal yang tidak diinginkan sehingga dapat dibuktikan dan diketahui kebenarannya.

Pengertian Surat Dinas

Untuk membahas lebih lanjut mengenai surat dinas, sebaiknya kalian harus mengetaui terlebih dahulu apa yang dimaksud dengan surat dinas. Surat dinas merupakan salah satu surat resmi yang dibuat oleh sebuah lembaga atau instansi yang memiliki tujuan untuk kebutuhan dinas.

Loading...

Surat dinas dengan kata lain dapat diartikan sebagai surat yang diberikan untuk pegawai ataupun karyawan yang ditujukan untuk keperluan dinas. Namun tidak semua surat dinas berisi perintah tugas saja, terkadang surat dinas juga bisa berisi pengumuman, izin serta hal lain yang berkaitan dengan masalah kedinasan.

Tujuan Surat Dinas

Setiap surat yang dikeluarkan atau dibuat biasanya memiliki tujuan tertentu, hal tersebut juga tidak berbeda  halnya dengan surat dinas. Dimana surat dinas memiliki beberapa tujuan didalamnya, untuk mengetahui tujuan surat dinas ada baiknya untuk membaca informasi di bawah ini.

1. Surat Dinas Berupa Pengumuman

Pengumuman merupakan hal yang tidak asing dalam kehidupan sehari-hari. Tidak jarang di sebuah instansi ataupun lembaga juga biasanya memiliki pengumuman. Adapun pengumuman tersebut merupakan salah satu tujuan dari surat dinas, dimana didalamnya berisi himbauan, perintah ataupun peringatan yang harus diperhatikan atau dijalankan oleh seluruh pegawai ataupun sebagian pegawai di instansi atau lembaga tersebut.

2. Surat Dinas Permohonan Ijin

Adapun tujuan lain dari surat dinas adalah untuk permohonan ijin seperti halnya ijin cuti pegawai ataupun karyawan untuk keperluan tertentu seperti halnya pernikahan, kematian, kelahiran dan lain sebagainya. Dimana surat tersebut nantinya akan diajukan kepada pimpinan instansi ataupun lembaga.

3. Surat Dinas Penugasan

Pada suatu instansi ataupun lembaga jika pimpinan memberikan tugas ataupun jabatan baru kepada pegawai ataupun karyawannya, biasanya dibuatkan surat dinas penugasan. Dimana surat tersebut dapat dijadikan bukti bahwa pegawai atau karyawan tersebut memang benar telah diberikan tugas ataupun jabatan baru.

Ciri-Ciri Surat Dinas

Surat dinas memiliki beberapa ciri-ciri yang dapat membedakan sura dinas dengan surat pada umumnya. Adapun ciri-ciri surat dinas antara lain :

Bahasa Baku

Surat dinas merupakan surat resmi yang memiliki kekuatan hukum sehingga pernyataan yang ada didalamnya juga harus ditulis dengan menggunakan bahasa yang baku. Tidak bisa ditulis dengan menggunakan bahasa yang asal-asalan saja ataupun menggunakan bahasa sehari-hari.

Menggunakan Kop Surat

Perbedaan surat dinas dengan surat lainnnya terletak pada penggunakan kop surat yang ada pada surat dinas. Kop surat tersebut biasanya berisi nama instansi ataupun lembaga serta alamat instansi ataupun lembaga tersebut.

Terdapat Nomor Surat Dan Tanggal Surat

Selain memiliki kop surat, surat dinas juga memiliki nomer surat dan tanggal surat. Dengan begitu keabsahan ataupun legalitas surat tersebut dapat dicek kebenarannya.

Memiliki Perihal

Perihal yang dimaksud dalam surat dinas adalah maksud dan tujuan dari surat dinas tersebut dibuat. Hal itu tentu berbeda dengan surat lainnya yang tidak memiliki perihal sama sekali dalam setiap suratnya.

Lampiran

Hal lain yang membedakan surat dinas dengan surat yang lainnya adalah adanya lampiran pada surat dinas. Lampiran yang ada pada surat dinas digunakan sebagai berkas ataupun dokumen pendukung, dimana biasanya berupa dokumen ataupun lembaran kertas lain.

Manfaat Surat Dinas

Dengan adanya surat dinas tentu akan sangat membantu sekali dalam membantu hal-hal yang berhubungan dengan keperluan dinas. Adapun beberapa manfaat dari surat dinas dapat dilihat seperti informasi dibawah ini.

Pedoman Pekerjaan

Surat dinas juga dapat dimanfaatkan atau digunakan sebagai pedoman pekerjaan bagi semua pegawai yang ada di sebuah instansi atau lembaga. Jika suatu saat terjadi kendala ataupun masalah, surat dinas yang ada bisa digunakan sebagai rujukan yang valid.

Sebagai Pengingat

Selain dapat dimanafaatkan sebagai pedoman pekerjaan, surat dinas juga bisa digunakan sebagai pengingat bagi penerimanya. Karena jika penerima surat dinas lupa dengan pekerjaan ataupun kegiatan apa yang harus dilakukan, penerima bisa membuka kembali surat dinas tersebut.

Pengambilan Keputusan

Dengan surat dinas yang sudah diterima, tentu bisa digunakan sebagai pengambil keputusan. Pasalnya kegiatan, tugas ataupun pekerjaan yang diberikan kepada pegawai di sebuah instansi atau lembaga biasanya tertuang dalam surat dinas.

Fungsi Surat Dinas

Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, bahwa surat dinas dibuat untuk tujuan ataupun keperluan tertentu yang berhubungan dengan kedinasan.

Jadi apabila ada hal-hal yang berhubungan dengan kedinasan seperti pemberian tugas dinas, permohonan ijin ataupun hal lainnya biasanya tidak hanya disampaikan lewat lisan saja tetapi didukung dengan surat dinas. Adapun fungsi dari surat dinas antara lain yaitu.

Bukti Otentik

Fungsi dari surat dinas salah satunya adalah sebagai bukti otentik. Dimana bukti tersebut bisa digunakan jika sewaktu-waktu terjadi masalah yang berhubungan dengan hukum. Dengan menggunakan surat dinas sebagai bukti otentik akan lebih menguatkan pernyataan seseorang ataupun pegawai yang sedang mengalami masalah.

Dokumen Pendukung Resmi

Adapun fungsi lain dari surat dinas adalah sebagai dokumen pendukung resmi atau pelengkap dari surat lainnya. Hal itu bisa digunakan untuk berjaga-jaga jika suatu saat saat terjadi penyimpangan ataupun terjadi pelanggaran yang tidak sesuai dengan isi surat dinas tersebut. Dengan surat dinas inilah yang bisa digunakan sebagai dokumen pendukung resmi jika terjadi penyimpangan ataupun pelanggaran tersebut.

Media Komunikasi

Dengan menggunakan surat dinas juga bisa berfungsi sebagai media komunikasi yang memungkinkan pegawai dalam sebuah instansi atau lembaga dapat saling menyampaikan informasi satu sama lain. Sehingga diharapkan tidak akan terjadi masalah mengenai pekerjaan yang dilakukan oleh masing-masing pegawai karena semua isi pekerjaan ataupun kegiatan sudah tertuang dalam surat dinas.

Jenis Surat Dinas

Tidak berbeda dengan surat pada umumnya. Surat dinas juga memiliki berbagai jenis yang disesuaikan dengan tujuan pembuatannya. Berikut ini ada beberapa jenis surat dinas yang biasa digunakan.

 1. Surat Panggilan Kerja

Ini merupakan salah satu jenis dari surat dinas yang sering dibuat. Dimana surat panggilan kerja dibuat dengan tujuan untuk memanggil calon pegawai, untuk melakukan wawancara ataupun tes lain seperti pengujian, tes praktek ataupun hal lain yang berhubungan dengan panggilan kerja.

2. Surat Perintah Perjalanan Kerja

Surat dinas berdasarkan jenisnya bisa digunakan sebagai surat perintah perjalanan kerja. Hal itu bertujuan untuk menugaskan pegawai yang ada di sebuah instansi untuk bisa bekerja di tempat lain ataupun melakukan perjalanan kerja ketempat lain dalam jangka waktu tertentu sesuai dengan ketentuan yang ada di dalam surat perintah perjalanan kerja.

3. Surat Permohonan Ijin

Salah satu jenis surat dinas adalah surat permohonan ijin. Dimana surat ini merupakan salah satu surat yang sering dan banyak dibuat. Sesuai dengan namanya, surat permohonan ijin berfungsi untuk meminta  ijin kepada instansi jika suatu saat sedang berhalangan hadir dikarenakan hal lainnya yang tisak bisa ditinggalkan seperti pernikahan, kelahiran ataupun kematian.

Adapun yang memutuskan apakah ijin tersebut diterima atau tidak adalah pimpinan instansi atau lembaga. Jika pimpinan instansi tidak mengijinkan maka mau tidak mau pegawai tersebut harus tetap hadir ke tempat kerja.

4. Surat Peringatan

Jika seorang pegawai melakukan kesalahan ataupun pelanggaran, biasanya pimpinan instansi atau lembaga akan memberikan surat peringatan kepada pegawai tersbut. Hal itu bertujuan supaya pegawai tersebut tidak mengulangi kesalahan ataupun pelangaran yang dapat merugikan instansi atau lembaga di kemudian hari.

Surat peringatan biasanya akan diberikan sebanyak tiga kalia kepada pegawai yang bermasalah. Jika sudah diberi surat peringatan sebanyak tiga kali tetapi pegawai tersebut tidak menunjukan perubahan ataupun masih membuat kesalahan, maka pegawia tersebut akan diberhentikan ataupun dipecat dari instansi ataupun lembaga tempatnya bekerja.

5. Surat Rekomendasi

Jenis surat dinas yang satu ini biasanya dibuat oleh pimpinan lembaga ataupun instansi. Dimana didalam surat rekomendasi biasanya berisi menganai data diri dari seseorang ataupun pegawai berdasarkan fakta serta data autentik lainnya. Dimana surat ini biasanya digunakan untuk kenaikan jabatan ataupun kenaikan pakat.

6. Surat Keputusan

Jenis surat dinas yang berfungsi untuk memutuskan sesuatu adalah surat keputusan. Surat keputusan ini memiliki kedudukan ataupun fungsi yang sangat penting untuk sebuah instansi ataupun lembaga jika ingin memutuskan suatu hal tertentu. Dengan menggunakan surat keputusan maka diharapkan tidak akan ada lagi perbedaan pendapat taupun pemahaman yang bisa terjadi di lingkungan instansi ataupun lembaga tertentu.

7. Surat Pengunduran Diri

Jenis surat dinas yang satu ini digunakan pada saat pegawai yang ada di sebuah instansi atau lembaga ingin mengundurkan diri dari rutinitas pekerjaan yang selama ini dikerjakan di instansi ataupun lembaga tersebut. Surat pengunduran diri biasa digunakan oleh pegawai yang sudah tidak bisa bekerja di instansi ataupun lembaga tersebut dikarenakan berbagai alasan yang membuatnya harus mengundurkan diri sehingga tidak bisa lagi bekerja di instansi ataupun lembaga tersebut.

8. Surat Undangan Rapat

Sesuai dengan namanya, jenis surat dinas yang satu ini digunakan untuk mengundang ataupun menyampaikan pernyataan yang berisi harapan supaya sesorang  ataupun sekelompok pegawai hadir pada acara tertentu. Surat undangan biasanya berisi pernyataan untuk menghadiri seminar, pelantikan, rapat, diskusi ataupun hal lainnya yang berhubungan dengan kedinasan.

9. Surat Pemberian Ijin

Surat pemberian ijin merupakan surat yang isinya menyetujui permohonan ijin yang sudah disampaikan sesorang ataupun pegawai untuk melakukan tindakan ataupun kegaiatan tertentu. Surat ini biasanya dikeluarkan oleh pimpinan yang menyetujui ijin yang sudah disampaikan oleh bawahan atau pegawainya.

10. Surat Pemberitahuan

Surat pemberitahuan, sesuai dengan namanya digunakan untuk memberikan informasi atu suatu hal kepada seseorang atupun kelompok yang ada di sebuah instansi ataupun lembaga. Surat oemberitahuan bisa berisi mengenai pemberitahuan pindah alamat kantor, pembukaan kantor baru ataupun pemberitahuan lain yang bersifat penting untuk diketahui.

Format Surat Dinas

Surat dinas memiliki struktur dan juga format tertentu. Hal itu tentu sama seperti surat pada umumnya yang juga sama-sama memiliki format dan struktur tertentu. Untuk sudart dinas sendiri memiliki struktur dan format khusus yang harus diperhatikan penulisannya dengan benar. Adapun format penulisan dari surat dinas adalah :

1. Kop Surat

Kop surat merupakan identitas dari kantor, instansi ataupun lembaga yang membuat dan juga mengirim surat dinas. Karena didalam kop surat terdapat logo instansi ataupun lembaga serta alamat dan juga nomer telepon dari instansi ataupun lembaga tersebut.

2. Nomor Surat

Surat dinas yang keluar akan didata dan diberi nomor serta kode surat. Dimana nomor surat bertujuan untuk mengetahui urutan surat tersebut saat dikeluarkan atupun dikirim. Adapun kode surat sendiri berisi kode khusus yang dimiliki oleh instansi atau lembaga yang membuat surat dinas tersebut. Biasanya untuk masing-masing instansi ataupun lembaga akan memiliki kode surat yang berebeda satu sama lain.

3. Hal Surat

Surat dinas sudah dilengkapi dengan perihal. Bgaian perihal berguna untuk memuat isi ataupun inti dari surat dinas tersebut. Dengan adanya perihal maka akan memudahkan penerima surat untuk mengenatui maksud dan tujuan dari surat dinas tersebut.

4.Alamat Surat

Alamat surat dinas yang dimaksud disini adalah alamat dari penerima surat. Dengan adanya alamat dari penerima surat maka diharapkan surat dinas tersebut akan sampai kepada penerima dengan baik. Sehingga tidak akan terjadi salah alamat pada saat menyerahkan surat dinas kepada pihak yang berada di sebuah instansi ataupun lembaga tertentu.

5. Salam Pembuka

Surat dinas juga dilengkapi dengan salam pembuka yang bertujuan untuk mengawali surat. Posisi salam pembuka biasanya berada di sebelah kiri. Contoh salam pembuka dalam surat dinas adalah dengan hormat.

6. Kalimat Pembuka

Kalimat pembuka adalah bagian dari pertama ditulisakan sebelum menulis isi surat dinas. Kalimat pembuka dari surat dinas biasanya terdiri atas satu paragraf. Adapun fungsi dari kalimat pembuka adalah sebagai pengantar untuk menyampaikan isi surat.

7. Isi Surat

Isi surat adalah bagian pokok dari apa yang ingin disampaikan didalam surat dinas yang disampaikan pengirim kepada penerima. Dengan isi surat tersebut, pengirim menyampaikan maksudnya mengirimkan surat dinas tersebut. Isi surat dinas tersebut biasanya terdiri dari waktu, tempat dan juga acara yang akan dilaksanakan.

8. Kalimat Penutup Surat

Ini merupakan bagian akhir dari sebuah surat dinas untuk mengakhiri surat. Didalam bagian penutup surat dinas berisi harapan serta ucapan terima kasih dari pengirim kepada penerima surat.

9. Tanda Tangan Dan Nama Pengirim

Di bagian sebelah kanan bawah surat dinas biasanya terdapat tanda tangan serta nama dari pengirim surat dinas. Hal tersebut untuk memberitahu kepada penerima surat bahwa surat tersebut resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Cara Membuat Surat Dinas

Setelah membahas mengenai format serta struktur dan juga penjelasan mengenai surat dinas. Ada baiknya kita membahas tentang bagaimana cara membuat suatu dinas. Mungkin banyak orang yang menganggap membuat surat dinas merupakan hal yang sulit. Pada kesempatan kali ini kita akan memberikan beberapa tips dalam membuat surat dinas.

1. Tujuan Penulisan

Sebelum memulai membuat surat dinas, hal pertama yang harus ditentukan adalah tujuan ataupun jenis surat dinas yang akan dibuat. Apakah surat dinas yang dibuat termasuk surat dinas jenis undangan, pemberitahuan, peringatan, permohonan ijin ataupun jenis surat dinas lainnya. Karena dengan menentukan jenis surat dinas yang akan dibuat, hal tersebut akan memudahkan kalian dalam menyelesaikan langkah selanjutnya untuk membuat surat dinas.

2. Media penulisan

Setelah kalian mengetahui jenis surat dinas apa yang ingin dibuat. Langkah selanjutnya adalah kalian harus menentukan media penulisan yang akan kaliain gunakan untuk membuat surat dinas. Media tersebut meliputi penulisan surat dinas dengan ditulis tangan dan juga penulisan surat dinas dengan menggunakan bantuan komputer atau dengan kata lain diketik.

3. Format Saat Mengetik

Dalam menulis surat dinas, kalian juga harus memperhatikan format serta struktur yang ada didalam surat dinas. Adapun format dan struktur surat dinas meliputi kop surat, perihal, bahkan sampai tanda tangan dan nama pengirim surat juga harus ada didalam surat dinas yang dibuat.

5. Baca Kembali

Setelah surat dinas berhasil dibuat, sebaiknya jangan langsung dikirimkan. Usahakan kalian membaca kembali surat dinas tersebut supaya bisa meminimalisir kesalahan yang ada pada surat tersebut. Selain itu kalina juga harus memastikan bahwa format dan struktur surat dinas tersebut sudah benar.

6. Lakukan Perbaikan

Jika semua langkah diatas sudah dilakukan. Ada baiknya kalian melakukan penyempurnaan jika pada surat dinas tersebut dirasa masih belum baik entah ukuran huruf ataupun format dan struktur surat dinas yang belum sesuai.

Contoh Surat Dinas Undangan

Surat dinas undangan merupakan surat yang bertujuan untuk memberikan undangan kepada orang lain ataupun instansi serta lembaga tertentu. Adapun yang membuat surat dinsa undangan adalah pimpinan instansi yang berupa surat dinas undangan rapat, acara tahunan, peresmian dan lain-lain.

PEMERINTAH KOTA SEKAMPUNG
DINAS PENDIDIKAN NASIONAL SMK NEGERI 7 Sekampung
Banyulaut , Sekampung
Telp: (0121) xxx xxx Email: sma7@gmail.com
_____________________________________________

Nomor : 020/0036/XI/ 12 Mei 2020
Lampiran : Dua Eksemplar
Hal : Permohonan Izin

Yth. Kepala Dinas Pendidikan
Kota Sekampung

Dengan hormat

Kami yang bertugas sebagai dewan dari SMK N 7 Sekampung memberitahukan sehubungan dengan kegiatan lomba yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Mei 2020 dalam memperingati ulang tahun SMK N 7 Sekampung. Yang akan dilaksanakan pada :

Hari dan tanggal : Senin, 20 Mei 2020
waktu : 08.00 sampai Selesai
Tempat : Aula SMK Negeri 7 Sekampung.

Sehubungan dengan hal yang diasampaikan diatas, kami selaku dewan mengajukan izin untuk dapat menyelenggarakan kegiatan tersebut di Aula SMK Negeri 7 Sekampung. Atas perhatian Bapak, kami ucapkan terima kasih

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Hormat kami,

Putra Satria

 

(tanda tangan di atas Materai)

Contoh Surat Dinas Pemberitahuan

Surat dinas pemberitahuan bertujuan untuk memberi tahu ataupun menginformasikan kepada semua pegawai instansi ataupun lembaga. Pemberitahuan yang disampaikan bisa berupa pengumuman kebijakan baru, pemberitahuan cuti kerja dan lain sebagainya.

SUKSES SELALU

Jl. Tanggul Kuat- Malari

Telp. 0987 6543 Fax. 0987 5566

Nomor                 : 123/SS/DA/36/II/2020

Perihal                 : Pemberitahuan Perubahan Jam Kerja

Lampiran            : 1 Bendel

Kepada Yth.

Seluruh Pegawai PT. Suskes Selalu

Di tempat

Dengan hormat,

Dalam rangka untuk perbaikan alokasi jam kerja dan meningkatkan kinerja. Maka untuk seluruh karyawan dan staff PT. Sukses Selalu agar membaca update info terbaru tentang perubahan sift agar tidak terjadi kesalahan dan kekeliruan. Pada lampiran surat perubahan jam kerja dapat dilihat dan keputusan perubahan jadwal ini tidak dapat diganggu gugat oleh staf dan karyawan.

Sekian inilah surat  pemberitahuan dari kami untuk diperhatikan, atas perhatian dan kesedian waktu membaca surat ini kami ucapkan terima kasih.

Malang, 15 Desember 2019,

Pimpinan PT. Makmur Selalu,

Budi Jayadi

 

Ttd

Contoh Surat Dinas Rekomendasi

Surat dinas rekomendasi dikeluarkan oleh instansi ataupun lembaga yang diperuntukan bagi seseorang yang sudah resign atau mengundurkan diri dengan cara baik-baik. Dimana surat rekomendasi tersebut berisi mengenai perilaku orang tersebut di tempat kerja sebemulnya. Nantinya dengan surat rekomendasi tersebut juga bisa digunakan untuk bahan pertimbangan bagi perusahaan yang dilamar oleh orang tersebut.

PT MAJU DEPAN

Jl. Talang Hujan – Kepana

Telp. (0987) 892457

SURAT REKOMENDASI

No: 342/343/DFS/I/2020

Yang bertanda tangan di bawah ini

Nama                                       : Ajis Rohman, SH.

Jabatan                                   : Pimpinan PT. Maju Depan

Menerangkan bahwa :

Nama                                       : Arsa Muki

Tempat, Tanggal Lahir        : Malami, 5 Januari 1990

Alamat                                     : Jl. Raya Talang – Hujan

Masa kerjanya sudah berakhir di perusahaan terhitung sejak tanggal 7 Agustus 2020 dengan jabatan terakhir sebagai staf keuangan.

Dan perusahaan merekomendasikan kepada perusahaan tempat beliau bekerja nantinya, karena yang bersangkutan termasuk pekerja yang baik dan tidak pernah melakukan pelanggaran di dalam perusahaan selama bekerja.

Sekian surat ini perusahaan buat dengan sebenar-benarnya dan harap dimaklumi keputusan yang kami berikan dan semoga surat ini dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kepana, 05 Januari 2019

Pimpinan PT.Maju Depan

Ajis Rohman, SH

 

Ttd

Contoh Surat Dinas Pemberian Ijin

Surat ini berisi tentang informasi mengenai pemberian ijin yang diberikan oleh pimpinan kepada pegawai dengan alasan tertentu seperti pernikahan, kelahiran ataupun kematian.

YAYASAN PENDIDIKAN ANAK

YPA DUREN

Alamat : Jalan Medan Tempur No.175 Duren Manis Tlp. (0941) 758034

SURAT IZIN CUTI
Nomor : SA.m/605/P.YPA.009/III/2020

Yang bertanda tangan di bawah ini Ketua YPA Duren, memberikan cuti untuk melakukan proses persalinan kepada :

Nama                      : Era Rani Sari

Tempat/Tgl. Lahir : Manis, 7 Desember 1992

Alamat                    : Jl. Mayor Perwira – Bogel Kec. Duren

Jabatan                   : – Guru Mata Pelajaran Matematika dan Komputer

  • Operator Jariingan Komputer
  • Staf Perpustakaan

terhitung sejak tanggal 15 Januari 2019 sampai dengan 16 Maret 2019. Sebelum cuti, yang bersangkutan diwajibkan mengumpulkan tugas yang telah diberikan kepada ketua Yayasan secepatnya.

Demikian surat izin cuti ini dibuat untuk bisa digunakan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di  : Duren

Tanggal           : 15 Januari 2020

Ketua YPA Duren,

Ketua Yayasan,

Nafi Kuli, S.Pd.

TTD

NIP.

 

Surat Dinas Peringatan

Surat dinas peringatan berfungsi sebagai teguran yang dilakuakn secara tertulis kepada pegawai instansi atau lembaga tersebut karena melakukan kesalahan ataupun pelanggaran. Surat dinas peringatan dibuat secara bertahap.

YAYASAN PENDIDIKAN ANAK

YPA DUREN

Alamat : Jalan Medan Tempur No.175 Duren Manis Tlp. (0941) 758034

SURAT PERINGATAN PERTAMA (SP-1)

Nomor: SA.m/128/YPA.435/V/2019

Dibuat oleh SA YPA Duren, dalam hal ini ditujukan kepada:

Nama                      : Andar Sulistyani, S.Pd.I.

Jabatan                   : Guru mata pelajaran IPS

Sehubungan dengan sikap tidak disiplin karena meninggalkan jam pelajaran yang diampu, maka dengan surat ini Yayasan memberikan surat peringatan pertama (SP1) dengan catatan sebagai berikut:

Surat SP1 ini berlaku selama satu bulan sejak diedarkan.

Jika dalam waktu 1 bulan selanjutnya dari surat ini diterbitkan saudara tidak mengulangi pelanggaran yang pernah dilakukan yang kami jelaskan diatas, maka surat peringatan ini menjadi tidak berlaku kembali.

Apabila dalam waktu 1 bulan selanjutnya dari surat peringatan pertama ini diterbitkan saudara kembali melakukan pelanggaran yang sama, maka yayasan akan menindaklanjuti dengan penerbitan surat peringatan ke 2.

Sekian surat peringatan pertama atau SP1 ini dibuat oleh Yayasan agar bisa mendapat perhatian dari yang bersangkutan.

Duren, 24 Februari 2019

Mengetahui

Ketua Yayasan

Andre Gozali, S.Pd.I

 

Copyright 2016 - 2019