Harian Nusantara

101 Contoh surat pribadi

surat 122 View

Contoh surat pribadi – Untuk generasi yang lahir sebelum tahun 2000an, pasti tak asing dengan istilah Sahabat Pena. Sahabat Pena adalah kawan atau seseorang yang akrab dengan kita namun hanya berbicara melalui korespondensi atau surat-menyurat. Kepada sahabat pena seseorang akan menceritakan banyak hal dan kebiasaan mereka.

Namun Sahabat Pena kiranya sudah asing bagi generasi yang lahir saat fajar abad 21 sudah menyingsing. Ya, memang di era sekarang, berkorespondensi dengan seseorang yang jauh disana sudah tidak lagi memerlukan surat. Kita cukup menggunakan pesan singkat dalam gadget atau ponsel yang bisa didapatkan oleh hampir seluruh orang.

Bahkan tak hanya tulisan, namun gambar dan video pun bisa dikirim melalui berbagai macam aplikasi komunikasi seperti Whattsapp, Instagram, Facebook, atau Email. Namun, karena kepraktisan, kemudahan, dan keluasan daya jangkau telelomunikasi modern ini tidak memberi sensasi mendebarkan seperti menunggu surat balasan dari seseorang, membeli perangko dengan gambar unik dsb. Malah terkadang, banyak hal privat yang malah diumbar kemana-mana karena media sosial.

Memang menulis surat agak merepotkan. Kita perlu menyiapkan kertas, bolpoin, amplop, perangko, dan setelah selesai menulisnya dikirim melalui pos. dan masih harus menunggu lagi surat tersebut sampai ke tujuan dan dibalas oleh si penerima. Wajar jika aktivitas menulis surat pribadi untuk seseorang mulai ditinggalkan.

Loading...

Namun, ada baiknya juga mengetahui seperti apa contoh surat pribadi dan biasanya ditujukan kepada siapa sajakah surat pribadi itu. Pengetahuan ini masih perlu diketahui dalam rangka tidak memutus rantai sejarah bagaimana manusia berkomunikasi sebelum masuk ke era digital.

Pengertian surat pribadi

Pengertian surat dapat diartikan sebagai sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi berupa kabar, berita, undangan, dsb yang menggunakan bahasa tulis dari satu pihak ke pihak lainnya. Surat pribadi termasuk ke dalam kategori surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi, biasanya dari orang ke orang, bukan instansi, bahasanya tidak resmi, dan tidak terpaku kepada aturan kepenulisan yang baku.

Memang terkadang membaca definisi lebih sulit daripada melihat contoh dari apa yang dimaksud. Berikut, langsung saja beberapa contoh surat pribadi yang biasanya dibuat dan ditujukan kepada seseorang:

Contoh surat pribadi

Surat pribadi biasanya bertujuan untuk bertukar cerita, kabar, informasi atau pengalaman yang ditujukan kepada sahabat, teman, orangtua atau saudara. Ciri-ciri surat pribadi beberapa di antaranya adalah, surat pribadi tidak menggunakan kop surat, tidak menggunakan nomor surat, menggunakan bahasa yang nonformal, salam pembuka dan penutup pada surat bervariasi, dan format suratnya pun bebas. Di bawah ini akan ditunjukkan beberapa contoh surat pribadi:

1. Contoh surat pribadi untuk sahabat kecil

Yogyakarta, 2 Januari 2020

Untuk Sahabat Kecilku,

Annelies Mellema

Di Surabaya

Assalamualaikum Wr. Wb

Hai, Ann. Apa kabarmu? Semoga kamu selalu dalam keadaan baik dan sehat, ya. Amin. Aku juga di Jogja dalam keadaan baik dan sehat.

Ann, 8 tahun sudah berlalu sejak aku pindah dari Surabaya ke Kota Gudeg ini. Banyak teman baru kutemui, namun kamu tetap jadi teman yang selalu ku rindukan. Wajar dong, kita udah dari TK berteman akrab. Kamu juga jadi tempat curhat di setiap waktu. Oh ya, Ann. ada kabar baik, nih yang mau aku sampaikan. Awal bulan depan, Kakakku, Dirja, yang kuliah di Unair akan wisuda. Kami sekeluarga akan pergi ke Surabaya. Sempetin ketemu ya, Ann. Aku sudah sangat rindu banget main sama kamu seperrti dulu. Aku juga pengin ke Gang Paneleh 7, rumah Cokroaminoto itu. Temani aku sebentar kesana ya, Ann. Aku mau cari referensi buat penelitianku. Abis itu kita main kemana aja deh. Kamu yang pilih tempat, ya hehe…

Satu lagi, Ann. Aku abis nyelesein novelnya KH Ramadhan, yang Soekarno: Kuantar Kau Ke Gerbang. Aku terenyuh baca perjuangannya Bu Inggit menemani Bung Karno di masa perjuangan kemerdekaan, walaupun akhirnya mereka harus bercerai. Aku bawain bukunya buat kamu, Ann. Kita tukeran buku juga, ya. Semoga kamu juga abis baca novel yang bagus juga.

Ann, udah dulu ya, surat dari aku kali ini. Salam buat Ayah Ibu juga di rumah. Pokoknya kamu kosongin tanggal di awal bulan depan ya. Aku akan datang ke Surabaya. Sampai ketemu di Surabaya bulan depan, Ann.

Sahabatmu

Minke

2. Contoh surat pribadi minta maaf kepada teman

Bandung, 28 Desember 2019

Anggita Damayanti

Di Kupang

Gita, temanku terkasih

Semoga kamu sudi membaca suratku ini. Aku mengaku salah, Git. Bulan lalu saat kamu main ke Bandung, aku engga nemuin kamu. Padahal sebulan sebelumnya kamu udah ngabarin dan ingin sekali bertemu dengan ku walau hanya sebentar saja. Aku baru tahu dari Salma kalau kedatanganmu ke Bandung waktu itu memang butuh sekali denganku.

Maafkan temanmu ini yang tak tahu diri, Git. Kalau kamu izinkan aku beralasan, memang waktu itu aku ada deadline tugas kuliah yang harus aku selesaikan. Tapi memang itu alasan yang seharusnya tidak aku gunakan waktu itu. Harusnya aku menyempatkan diri bertemu kamu selepas tugas kuliah selesai. Maaf, Git. Aku baru tahu kalau waktu itu kamu ke Bandung untuk melayat ke rumah nenek yang meninggal.

Seharusnya aku juga ingat, bahwa nenek adalah satu-satunya keluargamu yang tersisa. Kamu pasti kelelahan selama perjalanan bolak-balik Kupang-Bandung sendirian, Git. Git, Anggita Damayanti, temanku yang baik hati. Kamu masih sempat menitipkan kado sebuah kerudung warna hitam untukku. Iya, Git. Akan aku sempatkan ziarah ke makam nenek besok.

Aku meminta maaf ya Git. Semoga jaket rajutan warna coklat moka kesukaanmu ini bisa menemanimu di Kupang, Git. Dan semoga kamu pun sudi menerimanya sebagai tanda maaf. Aku berharap kita tetap berteman, Git. Akan ku sempatkan pula libur semester ini untuk main ke Kupang.

Salam maaf dariku,

Pujianti

3. Contoh surat pribadi menceritakan keadaan diri kepada sahabat

Jakarta, 23 Maret 2019

Untuk sahabat berfikirku,

Suwardi Suryaningrat

Di Yogyakarta

Assalamualaikum Wr. Wb.

Di, apa kabarmu? Semoga kau dalam keadaan baik-baik saja dan sehat. Aku diperantauan pun dalam keadaan baik dan sehat. Aku senang mendengar berita soal kamu yang baru saja mendirikan taman belajar untuk anak-anak jalanan di Yogyakarta. Ku akui kehebatanmu dalam menuangkan ide dan mempertahankan gagasan, Di.

Mendengar kabar itu, aku ingin cepat-cepat balik ke Jogja. Namun memang masih banyak hal yang harus aku kerjakan disini, Di. Menjadi seorang kuli tinta alias wartawan memang susah-susah gampang, Di. Aku ditempatkan di warta kota untuk meliput berita mengenai banjir. Walhasil, sebagai wartawan baru di kantor ini aku harus siap setiap saat hampir 24 jam.

Banjir tetap ada sampai bulan Maret ini, Di. Kamu tahu kan, tempat kosku pun kebanjiran. Aku sampai tak sempat mengamankan barang-barangku karena pekerjaan ini. Tapi beruntunglah, tempat kosku berisi orang-orang yang baik hati dan tidak sombong. Aku memang mengikuti saranmu untuk mencari kos yang disitu juga terdapat orang rantau dari Jogja. Katamu agar bisa merasa senasib sepenanggungan. Saranmu ku ikuti, Di.

Maaf juga aku baru membalas suratmu, Di. Banjir sehari-hari di Ibu Kota membuatku sibuk meliput dan membuat berita. Kemarin, pada saat aku bisa pulang barang sebentar ke kos, aku sama sekali tidak punya waktu istirahat, Di. Kos masih dipenuhi air. Bahkan, saat aku sampai di kos, Pak Darmin, si empunya kos bilang, bahwa di depan kamar kos ku baru saja dilewati seekor ular besar, Di.

Jelas bulu roma ku meremang. Tapi kata orang, itu pertanda baik, Di. Entahlah, aku percaya tak percaya soal mitos semacam itu. Namun, apabila memang sebuah pertanda baik, aku ingin segera bisa menyempatkan pulang dan mampir, ke Taman Belajarmu. Pinjami aku satu buku lagi ya, Di. Hehe

Sekian suratku. Aku juga ingin dengar darimu mengenai Taman Belajarmu. Siapa tahu bisa ku muat dalam berita. Sukses untuk Taman Belajarmu. Sehat selalu untukmu. Aku tunggu pula balsan suratmu, Di. Salam.

Salam hangat,

Cipta

4. Contoh surat pribadi untuk teman/sahabat yang ulangtahun

Padang, 27  Oktober 2019

Untuk Sahabatku yang habis berulangtahun,

Ranti Dewi

Di Semarang

Selamat ulangtahun sahabat terbaikku, Ranti. Semoga di usia mu yang sekarang, kamu bisa menjadi perempuan tangguh dan beramal salehah dan segera bertemu dengan jodohmu. Amin

Maafkan suratku yang terlalu blak-blakkan ini, Ran. Aku terlanjur senang karena kamu berulangtahun. Sampai aku lupa bertanya kabar. Semoga kamu dalam keadaan baik-baik saja dan sehat, ya sayang.

Ran, sengaja aku siapkan sebuah kotak berisi sesuatu untuk kado ulang tahunmu. Semoga kamu suka kado dariku ya, Ran. Aku sebenarnya sudah ingin sekali balik ke Semarang. Tapi memang masih banyak pekerjaan yang harus aku selesaikan. Maklum, Ran, Deadline menjelang akhir tahun.

Tapi tenang, Ran. Akhir tahun ini aku pulang kok. Aku nyempetin pulang karena aku tahu kok, kamu pasti nungguin kan biar bisa nraktir aku buat perayaan ulangtahunmu. Kita makan di Pecinan yan, Ran. Aku lama banget engga kesana. Beliin bakpao daging sama kwetiaw aja deh. Hehe

Maafin aku yang malah nagih traktiran, Ran. Sekali lagi, semoga di usiamu yang baru ini kamu senantiasa dilimpahi karunia-Nya dan sehat selalu. Sekian dulu surat dariku kali ini ya Ran. Tunggu aku pulang, Ran.

Peluk hangat dari sahabatmu,

Utari

5. Contoh surat pribadi kepada saudara sepupu yang merupakan sahabat kita

Malang, 31 Januari 2019

Untuk sepupuku yang baik hati,

Zaradia

Di Bekasi

Assalamualaikum Wr. Wb.

Hai, Ra. Apa Kabarmu? Sehat kan? Semoga kamu sehat selalu ya. Om Tante juga pada sehat seperti kamu yang pasti tambah subur.

Ra, ternyata Malang kotanya dingin. Apa karena aku sering ke Batu, ya? Hehe. Sebenarnya waktu aku ke Kota Batu kemarin serasa ada yang kurang, Ra. Engga ada kamu disana. Walhasil aku Cuma bisa makan manisan apel sendiri deh. Agak lebay si, emang waktu itu aku ke Kita Batu sama temen-temen kuliahku. Cuma ya karena masih masa pengakraban kita jadi masih agak jaim gitu.

Kangen banget aku sama kamu, Ra. Padahal baru satu semester kita engga ketemu ya. Oh ya, Ra. Februari besok kan udah mulai libur semester, nih. Aku rencana pengin liburan ke Jakarta. Ya sebenarnya lebih tepatnya pulang si. Tapi kamu mau engga liburan bareng aku? Temenin aku ke Kwitang, Ra. Cari bukunya Pram yang Drama Mangir. Entar gantian deh tidurnya. Pulang dari Kwitang, terus main bentar, kamu bobo tempatku. Aku udah bilang mama papa kok. Abis itu aku anterin kamu balik ke Bekasi, terus aku bobo tempatmu. Deal ya, Ra. Hehe. Maafin saudaramu yang maksa-maksa terus, Ra 😀

Zaradia sepupuku yang manis, udah dulu ya suratnya. Tunggu aku sampai di Jakarta ya. Siapkan diri buat liburan bareng aku.

Dari sepupu imutmu

Zahro

6. Contoh surat pribadi untuk kakak kandung tersayang

Semarang, 13 Juni 2019

Untuk Abang Toto tersayang,

Di Bekasi

Bang Toto, apa kabar? Semoga abang sehat selalu dan dalam keadan yang baik-baik aja. Ayah Bunda juga di rumah semoga selalu sehat, Bang. Puput di Semarang juga dalam keadaan sehat, Bang.

Bentar lagi Puput juga mau UAS, Bang. Minta doa restunya juga ya, Bang. Semoga UAS besok bisa berjalan dengan lancar dan Puput bisa dapet IP bagus semester ini. Bang, kayanya Puput engga bisa pulang Bekasi waktu  libur semester ini. Ada kegiatan kampus buat nyambut adik-adik mahasiswa baru. Abang main ke Semarang si. Puput kangen, Bang. Entar Puput ajakin makan Lumpia sama bandeng presto deh. Tapi abang yang bayarin ya.

Bang, tapi ini beneran ya. Liburan semester nanti Bang Toto main ke Semarang ya. Di rumah om engga ada orang, Bang. Om sama tante ada dinas keluar kota seminggu. Masa iya Puput sendirian di rumah, bang. Abang ke rumah barang seminggu enggapapa deh. Nemenin Puput, Bang. Izin kerja bentaran aja, Bang. Masa iya abang engga ambil cuti hampir 2 tahun si. Mau kerja sampai tua, emangnya Bang?

Bang To, udah dulu surat dari Puput ya. Kabarin Puput ya, Bang. Kalau beneran ke Semarang. Biar Puput jemput di stasiun. Makasih Bang To.

Dari Adik imutmu

Putri

7. Contoh surat pribadi untuk adik tercinta

Solo, 2 Februari 2019

Buat adikku yang lagi belajar merantau,

Bimo

Di Depok

Assalamualaikum Wr. Wb.

Halo adik cowokku yang lagi belajar jauh dari bapak ibu. Apa kabar? Sehat sehat di sana ya. Mba sama bapak ibu di rumah juga dalam keadaan sehat.

Bim, gimana UAS-nya kemarin? Lancar kan? Semoga kamu dapet IP yang bagus di semester pertamamu ini ya. Kuliahmu gimana? Lancar kan? Ada kesulitan engga? Mba pengin denger dari kamu deh soal kuliahmu. Cepat-cepat pulang makanya.

Bim, semesteran ini kamu pulang kan? Mba baru dapet rejeki tambahan nih. Alhamdulillah mba naik jabatan. Rencananya mau syukuran kecil-kecilan di rumah. Kamu pengin dimasakin apa? Mba buatin sop ayam ya. Kamu udah lama engga makan sop ayam buatan mba kan? Tenang aja, Bim, mba buatin spesial buat kamu. Uang saku mu masih cukup buat pulang kan, Bim? Ngabarin ya kalau kurang. Mba paling bisa bantu doa hehe

Engga-engga. Mba bercanda, Bim. Makanya kamu doain mba juga ya, biar dilancarkan terus rejekinya. Nikmati juga masa kuliahmu ya, Bim. Tapi jangan kelamaan juga kuliahnya. Maksimal banget 9 semester lah. Biar bisa terus ngejar cita-cita, Bim.

Bim, kamu beneran pulang ya libur semester ini. Mba diem-diem kangen lho sama kamu. Pengin jitakin kamu lagi hehe. Udah dulu suratnya ya, Bim. Balasan suratnya mba tunggu. Sayang adik kecilku.

Dari kakakmu yang termanis,

Ayu Utami

 

 

8. Contoh surat pribadi buat orangtua

Wonosobo, 27 Juli 2019

Kepada

Ayah dan Ibu,

Di Jombang

Assalamualaikum Wr. Wb

Ibu, Ayah, bagaimana kabarnya di rumah? Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT dengan keadaan yang sehat. Amin. Reza di Wonosobo alhamdulillah juga dalam keadaan sehat.

Pak, Bu, Reza mau memberi kabar kalau liburan semester ini Reza belum bisa pulang ke Jombang. Reza masih ada kegiatan penyambutan mahasiswa baru. Dan kebetulan Reza jadi ketua kegiatan tersebut. Reza juga minta doa dari Bapak sama Ibu agar supaya kegiatan yang Reza pimpin bisa berjalan dengan lancar dan sukses.

Bapak sama ibu juga jangan khawatir kepada aku disini. Alhamdulillah UAS kemarin Reza bisa menyelesaikannya dengan lancar. Pesan Bapak dan Ibu agar Reza belajar dengan tekun dan tidak lupa makan yang cukup juga selalu Reza ingat. Insya Allah kegiatan yang Reza pimpin tidak mengganggu  waktu belajar dan kuliah Reza. Tugas kuliah selalu Reza kerjakan dulu sebelum berkegiatan di organisasi. Pak, Bu. Sebelumnya Reza juga mohon, maaf. Uang bulanan untuk bulan ini tinggal sedikit. Kiranya Bapak dan Ibu bisa mengirimi Reza uang lagi untuk bulan depan.

Sekian surat dari Reza, doa terbaik agar Bapak dan Ibu tetap sehat selalu Reza panjatkan selepas shalat lima waktu.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Salam rindu dari Anak Bapak dan Ibu tercinta,

Reza Kusuma Bhakti

9. Contoh surat pribadi untuk Kakek dan Nenek

Bogor, 23 April 2019

Untuk Eyang Uti dan Eyang Kakung

Di Purbalingga

Assalamualaikum Wr. Wb

Halo Eyang Uti dan Eyang Kakung. Bagaimana kabarnya di Purbalingga? Semoga selalu dalam perlindungan Allah SWT dalam keadaan yang sehat. Amin. Rima di Bogor juga dalam keadaan sehat. Ayah dan Ibu juga Alhamdulillah sehat.

Eyang Uti, Eyang Kakung. Rima di Bogor sudah ingin sekali liburan ke Purbalingga. Main ke rumah Eyang. Rima sudah kangen sekali dengan Eyang Kakung dan Eyang Putri. Rima juga ingin sekali makan jambu air yang ada dari kebun Eyang.

Rima juga mau mengabari Eyang Kakung sama Eyang Putri. Alhamdulillah Rima diterima di IPB, jurusan Tekhnik Lingkungan. Rima selalu percaya kalau itu semua juga berkat doa dari Eyang Uti dan Eyang Kakung. Perkuliahan pertama masih agak lama. Rencananya Rima, Ayah, dan Ibu mau main ke rumah Eyang. Rima juga mau minta restu dari Eyang Kakung dan Eyang Uti agar supaya kuliah Rima esok diberi kemudahan dan bisa menambah ilmu yang bermanfaat.

Sekitar pertengahan bulan depan, Reza akan berkunjung ke rumah Eyang. Nanti Reza bawakan bolu kukus kesukaan Eyang Uti dan Eyang Kakung, ya. Eyang juga selalu jaga kesehatan ya. Biar waktu Rima sampai di Purbalingga, kita bisa jalan-jalan ke kebun jambu Eyang.

Sekian surat dari Rima. Tunggu Rima sampai di Purbalingga, ya Eyang.

Wassalamualaikum Wr. Wb

Cucumu tercinta

Arima Kumala Bangsa

 

10. Contoh surat pribadi untuk guru

Wonokromo, 18 Juni 2018

Teruntuk Guruku terbaik,

Ibu Kartika Dewi

Di Makassar

Assalamualaikum Wr. Wb.

Salam sejahtera untuk kita semua. Apa kabar Bu Kartika? Semoga dalam keadaan sehat tanpa kekurangan suatu apapun. Begitupun saya.

Bu, Kartika, surat ini saya tujukan kepada ibu untuk memberi kabar kepada ibu, bahwa alhamdulillah saya sekarang sudah diterima sebagai mahasiswa Universitas Airlangga jurusan Ilmu Ekonomi. Berkat bimbingan ibu yang tulus dan sepenuh hati, akhirnya saya bisa diterima di Universitas yang saya idam-idamkan sejak lama.

Dalam ujian seleksi kemarin, semua yang ibu ajarkan kepada saya bisa dikatakan sangat membantu saya dalam menyelesaikan soal. Saya sungguh merasa beruntung mendapatkan bimbingan dan ilmu dari ibu. Semua itu sungguh sangat berarti bagi saya. Sehingga akhirnya saya bisa menyandang status mahasiswa di universitas yang sangat saya impikan ini.

Bersamaan dengan surat ini juga saya mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada ibu. Dan kiranya ibu sudi menerima bingkisan kecil dari saya, yang tidak seberapa nilainya. Saya juga tahu bahwa bingkisan ini tidak mampu melunasi hutang saya kepada ibu yang telah membimbing saya. Namun saya tetap berharap ibu berkenan menerimanya.

Kiranya itu saja yang dapat saya sampaikan dalam surat ini. Sekali lagi saya ucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada Ibu Kartika. Semoga Tuhan Semesta Alam membalas perbuatan baik ibu. Amin.

Wassalamualaikum Wr. Wb.

Dari murid ibu yang masih terus belajar,

Genji

 

Penutup

Itu tadi beberapa contoh surat pribadi yang ditujukan kepada orang-orang terdekat dan orang-orang yang kita hormati. Walaupun kegiatan surat menyurat sudah jarang sekali ditemukan atau mungkin bahkan sudah tidak ada, tapi paling tidak dengan membaca beberapa contoh di atas bisa menambah wawasan kita mengenai kegiatan surat-menyurat yang pernah menjadi tren di zamannya.

Semoga beberapa contoh surat pribadi di atas dapat membantu dan menambah pengetahuan. Paling tidak pernah ada suatu masa di mana kegalauan lebih lama terasa daripada menunggu balasan dari seseorang yang sudah membaca pesan kita, tapi tidak kunjung membalasnya.

Atau kita bisa menjadi tahu rasanya pada masa akhir bulan di perantauan, ketika sepi mulai menyelimuti diri, dan uang saku mulai menipis lalu menunggu uang kiriman atau balasan surat yang biasanya hingga berhari-hari baru sampai. Dan sensasi kebahagiaan yang luar biasa karena akhirnya kita bisa menyambung hidup di perantauan karena kiriman dari orang tua telah sampai. Masa yang mungkin terakhir di alami oleh generasi bapak, ibu kita.

Jangan pernah bosan memberi kabar kepada orang terdekat dan tercinta di sekitar kita. Menjaga silahturahmi merupakan kewajiban bagi setiap manusia. Karena memang sejatinya manusia adalah makhluk sosial yang tidak akan mungkin bisa terlepas dari bantuan sesamanya.

 

Copyright 2016 - 2019