Usia Kehamilan Lebih Tua Dari Usia Pernikahan Belum Tentu MBA, Begini Penjelasannya

219

usia-kehamilan-lebih-tua-dari-usia-pernikahan-belum-tentu-mba-begini-penjelasannyaHariannusantara.com – Kabar mengenai kehamilan bagi pasangan yang sudah menikah merupakan suatu hal yang sangat menggembirakan. Namun lain lagi ceritanya jika pasnagan muda yang baru menikah dengan usia kehamilan yang lebih tua dari usia pernikahannya.

Pastinya akan ada banyak tudingan mengenai kehamilan sang istri, baik dari sang suami maupun orang sekitar. Namun ternyata,usia keamilan yang lebih tua dari usia perniakhan tak bisa selalu diidentikkan dengan hal –hal negatif.

Pasalnya usia kehamilan yang lebih tua bisa terjadi meski usia pernikahan lebih muda. Jadi misalkna usia pernikahan baru dua minggu, usia kehamilan bisa saja kehamilan sudah berusia satu bulan. Menurut penjelasan dokter, ternyata usia kehamilan bukan ditentukan dari tangal terjadinya pembuahan sperma dan ovum sesaat setelah berhubungan badan, melainkan dari hari pertama haid terakhir (HPHT).

usia-kehamilan-lebih-tua-dari-usia-pernikahan-belum-tentu-mba-begini-penjelasannya-3Berdasarkan pengalaman seorag netizen yang bernama Enja, ia juga pernah mengalami kasus tersebur sehingga dokter memberikan pengetahuan mengenai usia kehamilan pada Enja. Untuk lebih memudahkan dokter memberikan ilustrasi perhitungan kehamilan sebagai berikut

HPHT Istri :17 Februari 2015
Tanggal Menikah : 8 Maret 2015
Periksa Ke Dokter : 22 Maret 2015

Perhitungan usia kehamilan yang salah : 8 Maret 2015 – 22 Maret 2015 = 14 Hari / 2 Minggu

Perhitungan usia kehamilan yang benar : 17 Februari 2015 – 22 Maret 2015 = 1 Bulan 5 Hari

Adapun prediksi melahirkan ditentukan dengan rumus Neagele yang merupakan rumus yang menghitung Minggu Ke-40 Dari HPHT. Caranya adalah dengan menghitung Hari+7 – Bulan-3 – Tahun+1.

Namun jika bulan mengalami HPHT tersebut kurang dari bulan Maret, maka rumus yang digunakan adalah rumus (Hari+7) – (Bulan +9) – (Tahun)

Dengan perhitungan tersebut, Hari Perkiraan Lahir (HPL) adalah: 24-11-2015 atau 40 Minggu usia kehamilan. bisa diperhatikan sekalipun selisih tanggal tersebut dengan hari pernikahan 8 Bulan 2 Minggu 2 Hari tetapi secara perhitungan HPHT sudah memasuki minggu ke-40 atau 9 bulan 10 hari.

Namun demikian perlu digaris bawahi bahwa usia kehamilan dan usia janin adalah dua hal yang berbeda meski saling berkaitan. Untuk menghitung usia janin dapat dihitung dengan umus: “Usia Kehamilan Dikurangi 2 Minggu”. Jadi sebenernya jika seseorang melahirkan di usia kehamilan 40 minggu itu sama saja dengan usia janin 38 minggu.

Beberapa ahli mengatakan bahwa ovum keluar dari ovarium diperkirakan pada hari ke-14 (2 minggu) setelah mens terakhir. Uniknya Pada Hari Sekitar Ke-14 Setelah Menstruasi, Ovum Yang Sudah Matang Akan Menuju Tuba Falopi Untuk Dibuahi dan hanya bertahan 1×24 Jam setelah itu mati. Jadi itu sebabnya Usia Janin diprediksi dengan mengurangi Usia Kehamilan dengan 2 minggu.

Dengan penjelasan tersebut maka tak akan ada lagi kesalahpahaman antara usia kehamilan yang lebih tua dari usia pernikahan.

Baca juga

5 Tips Untuk Jomblo Agar Malam Minggumu Tak Membosankan

Simak Yuk! Tips Simple Yang Ampuh Membuat Rambut Tipis Menjadi Terlihat Lebih Tebal

Cara Mengenali Jenis Kulit Wajah dan Perawatan Yang Tepat