Harian Nusantara

Kubu Jokowi Terancam Jika Prabowo Pulangkan Rizieq

Nasional 33 View

Dukung-Jokowi-Ma’ruf-Amin,-Ridwan-Kamil-Tak-Masalah-Jika-Nanti-Pilihannya-Kalah.

Hariannusantara.comPartai Gerindra tak setuju dengan pernyataan Ketua DPP Partai Hanura sekaligus influencer timses Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin, Inas Nasrullah Zubir yang mengatakan bahwa isu Prabowo Subianto memulangkan Habib Rizieq Shihab dilakukan adalah cara yang dilakukan koalisi untuk meraup suara umat dengan murah. Dikatakan Inas, Kubu Prabowo sudah tidak lagi bisa menemukan cara untuk memenangkan Pilpres 2019 sehingga memulangkan Rizieq adalah upaya untuk meraup umat dengan biaya semurah mungkin.

“Karena tidak tahu lagi harus berbuat apa-apa untuk memenangkan Pilpres di 2019, sehingga Rizieq adalah pilihan akhir untuk membantu Prabowo dalam mempengaruhi umat dengan biaya semurah mungkin,” ujar Inas Nasrullah Zubir.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Badan Komunikasi DPP Partai Gerindra Andre Rosiade mengatakan bahwa Ubas dalam hal ini membuat pernyataan aneh, yang menunjukkan bukti bahwa kubu Jokowi sedang kebakaran jenggot karena takut dengan Rizieq. Andre menambahkan bahwa Prabowo memang sosok yang kerap membantu orang yang sedang kesusahan saat berada di luar negeri. Salah satu contoh adalah ketika Prabowo membantu seorang WNI yang akan dihukum mati di Malaysia. Atas bantuan Prabowo WNI teresebut bisa pulang ke Indonesia.

Baca juga:
– Gerindra Sindir Said Aqil Soal Dukungan Untuk Jokowi Bak Beribadah
– Praperadilan Sukmawati Soal Penghentian Kasus Rizieq Shihab Ditolak

“Saya rasa nggak ada yang salah dengan pernyataan Pak Prabowo. Kok aneh ya, kubu Pak Jokowi yang kebakaran jenggot. Aneh ini Saudara Inas ini takut Pak Prabowo mengambil inisiatif membela WNI yang dicekal. Apa salahnya? Ingat nggak kasus WNI di Malaysia yang mau dihukum mati. Pak Prabowo menyewa pengacara 1 juta dolar yang dikeluarkan Pak Prabowo, akhirnya alhamdulillah Wilfrida Soik bisa lepas dan bisa pulang.” ujar Andre, Selasa (23/10/2018).

Loading...
Copyright 2016 - 2018